Subscribe

RSS Feed (xml)



Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Tampilkan postingan dengan label Kehamilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kehamilan. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 November 2010

Cara Mendapat Bayi Laki-laki


Apakah Anda termasuk pasangan yang mendambakan bayi laki-laki? Untuk mewujudkannya, ada cara mudah yang bisa Anda coba. Tak sulit, hanya rutin melakukan sarapan di pagi hari ditambah dengan diet lemak selama awal kehamilan.

Menurut penelitian University of Missouri, wanita yang mengonsumsi makanan sehat di tahap awal kehamilan bisa mempengaruhi pembentukan jenis kelamin dan kesehatan bayi selama dalam kandungan.

Seperti dikutip dari laman The Telegraph, wanita yang mengonsumsi sarapan sehat dan lengkap serta diet lemak tinggi, pada saat konsepsi cenderung memiliki calon bayi laki-laki.

Dr Cheryl Rosenfeld, dari University of Missouri, dan rekannya mengatakan: "Diet tinggi kalori umumnya mendukung kelahiran bayi laki-laki ketimbang perempuan, sedangkan diet rendah kalori cenderung menghasilkan bayi perempuan ketimbang laki-laki,". (sumber: vivanews.com)
Read More..

Kamis, 03 Juni 2010

Bagaimana Cara Mendapatkan Anak Berjenis Kelamin Laki-laki atau Perempuan


Seringkali seorang ayah atau ibu menginginkan jenis kelamin tertentu bagi anaknya. Terlebih jika itu adalah anak pertama. Yang lebih sering, orang tua menginginkan memiliki anak laki-laki dan perempuan. Artinya, setelah anak pertama lahir laki-laki, kebanyakan orang tua ingin anak kedua perempuan. Sebaliknya, jika anak pertama perempuan, orang tua ingin anak keduanya laki-laki. Adakah solusi untuk menentukan jenis kelamin anak. Atau lebih tepatnya, memilih jenis kelamin anak?

Pada suku tertentu, jenis kelamin memiliki keistimewaan tersendiri. Walaupun pada zaman modern sudah tidak terlalu dipermasalahkan, namun sampai sekarang hal itu masih penting, terutama berkaitan dengan hukum waris dan hukum adat. Contohnya suku Jawa, anak laki-laki memiliki kedudukan istimewa karena akan meneruskan sistem waris dan kepemimpinan pada beberapa bangsawan tertentu. Sedangkan suku Padang memiliki anak perempuan adalah keistimewaan tersendiri, karena hukum waris dan hukum adat di sana banyak diteruskan oleh anak perempuan.

Namun, ajaran Islam tidak membedakan antara anak laki-laki dan perempuan, karena semuanya adalah amanah dari Allah SWT yang harus dijaga. Tetapi dalam berumah tangga, biasanya calon ayah atau ibu ingin memiliki anak, baik berjenis kelamin laki-laki atau perempuan (lengkap). Hal ini dapat disiasati dengan ilmu kedokteran dengan memilih hari tertentu saat melakukan hubungans seks.

Sperma X memiliki gerakan lebih lambat, tetapi umurnya lebih panjang dibanding sperma Y. Sebaliknya, gerak sperma Y lebih gesit namun umurnya lebih singkat. Dengan demikian, jika ingin memiliki anak laki-laki, hubungan seks harus dilakukan sesudah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur) dan sel telur sudah ada. Itu berarti setelah terjadi ovulasi, yakni 2-3 hari kemudian dan jangan pada saat ovulasi. Perkiraan ovulasi terjadi pada hari 14-16 dihitung dari hari pertama haid.

Sementara jika ingin memiliki anak perempuan, lakukan hubungan seks 3-4 hari sebelum ovulasi atau kapan pun suami istri menginginkannya sepanjang tidak pada hari 14-16 setelah pertama haid, mengingat bayi perempuan hanya terdiri dari unsur XX bukan XY.

Demikian, semoga bermanfaat bagi para ayah dan ibu. Sehingga keinginannya untuk mendapatkan anak laki-laki atau perempuan terkabul. Jangan lupa berdoa kepada Allah SWT. Karena ini hanya ikhtiar bagaimana mendapatkan anak berjenis kelamin laki-laki atau perempuan.
Read More..

Kamis, 08 April 2010

Posisi Tidur Terbaik Saat Hamil


Bagaimanakah posisi tidur terbaik saat hamil? Sering kali ibu hamil bertanya-tanya tentang bagaimana posisi tidur terbaik selama kehamilan. Pada kehamilan trimester awal di mana perut belum membesar, ibu hamil dapat tidur dan beristirahat dengan berbagai posisi apapun. Yang penting adalah dapat memberikan rasa nyaman untuk ibu hamil sehingga bisa tidur dengan nyenyak dan tidurnya benar-benar berkualitas.

Namun saat kehamilan selanjutnya ketika perut semakin membesar maka saat tidur andapun mulai tak nyaman lagi, karena perut yang membesar, gerakan bayi dan kram kaki. Tapi percayalah ini semua mempunyai nilai yang besar dengan hadirnya si kecil nantinya.

Jadi bagaimana posisi tidur terbaik untuk ibu hamil?


Memang masih belum ada penelitian lebih lanjut tentang posisi tidur yang aman untuk wanita hamil, tapi para pakar menganjurkan bahwa setelah kehamilan 16 minggu, sebaiknya ibu hamil tidur dengan posisi miring ke kiri, karena posisi ini memberi keuntungan untuk bayi yang dikandung untuk mendapatkan aliran darah dan nutrisi yang maksimal ke plasenta karena adanya vena besar (vena cava inferior) di bagian belakang sebelah kanan spina yang mengembalikan darah dari tubuh bagian bawah ke jantung. Juga dapat membantu ginjal untuk membuang sisa produk dan cairan dari tubuh ibu sehingga mengurangi pembengkakan pada kaki, pegelangan kaki dan tangan. .

Tips: Untuk tidur dengan posisi miring yang lebih nyaman ibu hamil dapat meletakkan bantal diantara lutut dan satu di punggung. Atau ibu hamil dapat membeli bantal tidur khusus ibu hamil.
Read More..

Rabu, 17 Maret 2010

Bagaimana Menjaga Kesehatan Ibu Hamil?


Bagaimana menjaga kesehatan ibu hamil? Berikut ini diantara tips menjaga kesehatan ibu hamil yang ditulis Departemen Kesehatan Republik Indonesia dalam buku Kesehatan Ibu dan Anak :

Mandi pakai sabun setiap hari, pagi dan sore. Gosok gigi dua kali sehari setelah makan pagi dan sebelum tidur. Mandi teratur mencegah sakit kulit. Gosok gigi secara teratur mencegah sakit gigi dan gusi.

Istirahat berbaring sedikitnya 1 jam pada siang hari dan kurangi kerja berat. Istirahat yang cukup akan memulihkan tenaga ibu.

Boleh melakukan hubungan suami-istri. Tanyakan kepada bidan atau dokter tentang hubungan suami-istri yang aman selama hamil.

Jangan merokok, memakai narkoba, minum jamu atau minuman keras. Minum obat sesuai petunjuk dokter/bidan. Hindari asap rokok. Merokok, minuman keras, narkoba, jamu dan obat-obatan bisa mengganggu pertumbuhan bayi dalam kandungan.

Di daerah malaria, sebaiknya ibu tidur pakai kelambu.

(Sumber: Buku Kesehatan Ibu dan Anak, Departemen Kesehatan RI)
Read More..

Selasa, 16 Maret 2010

Apa Saja yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil?


Apa saja yang perlu dilakukan ibu hamil agar kandungannya tetap terjaga dalam kondisi sehat? Berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan ibu hamil:

Periksa hamil secepatnya dan sesering mungkin sesuai anjuran petugas. Agar ibu, suami dan keluarga, dapat mengetahui secepatnya cara menjaga kehamilan yang sehat dan jika ada masalah yang timbul pada kehamilan.

Timbang berat badan setiap kali periksa hamil. Berat badan bertambah sesuai dengan pertumbuhan bayi dalam kandungan.

Minum 1 tablet tembah darah setiap hari selama hamil. Tablet tambah darah mencegah ibu kurang darah. Minum tablet tambah darah tidak membahayakan bayi.

Minta imunisasi Tetanus Toksoid kepada petugas kesehatan. Imunisasi Tetanus Toksoid untuk mencegah penyakit tetanus pada bayi baru lahir.

Minta nasehat kepada petugas kesehatan tentang makanan bergizi selama hamil. Makan makanan bergizi yang cukup membuat ibu dan bayi sehat.

Sering mengajak bicara bayi sambil mengelus-elus perut setelah kandungan berumur 4 bulan.
(Sumber: Buku Kesehatan Ibu dan Anak, Departemen Kesehatan RI)
Read More..

Senin, 08 Maret 2010

Tanda-tanda Kehamilan


Parenting yang sukses sebenarnya diawali dari saat pernikahan. Lalu yang sangat menentukan pula adalah saat ibu hamil. Salah satu hal yang perlu dipelajari, khususnya bagi pasangan muda, adalah tanda-tanda kehamilan. Berikut ini adalah artikel Tanda-tanda Kehamilan yang diambil dari bidanku.com.

Banyak para perempuan menilai bahwa tanda-tanda kehamilan hanya melihat dari satu sisi saja, yaitu terlambat datangnya menstruasi. Memang betul, salah satu tanda-tanda kehamilan ini adalah terlambatnya menstruasi. Namun, terlambat menstruasi ini juga bukan hanya disebabkan oleh kehamilan saja, banyak hal yang mempengaruhinya, pola makan, stress, kecapaian, adanya gangguan hormonal dsb. Nah, untuk lebih memastikan lagi, selain terlambatnya menstruasi, cermati pula tanda-tanda kehamilan yang lain, yaitu:

Terjadi Perubahan Pada Payudara
Jika terjadi kehamilan, maka payudara akan membesar, hal ini disebabkan oleh meningkatnya produksi hormon esterogen dan progesteron. Selain itu kondisi payudara juga akan terasa makin lembut, hal ini menimbulkan rasa sensitif yang lebih tinggi, hingga payudara akan terasa sakit atau nyeri saat dipegang. Puting susu membesar pula dan warnanya akan semakin gelap, kadang juga terasa gatal. Pembuluh vena pada payudara juga akan terlihat akibat penegangan payudara.

Selain itu terjadi aktivitas hormon HPL (Human Placental Lactogen). Hormon tersebut diproduksi oleh tubuh saat ibu mengalami kehamilan untuk mempersiapkan ASI bagi bayi anda ketika terlahir ke dunia.

Munculnya bercak darah atau flek yang diikuti kram perut
Bercak darah ini muncul sebelum menstruasi yang akan datang, biasanya terjadi antara 8-10 hari setelah terjadinya ovulasi. Bercak darah ini disebabkan oleh implantasi (implantation bleeding) atau menempelnya embrio pada dinding rahim. Munculnya bercak darah pada saat kehamilan kadang disalah artikan sebagai menstruasi.

Selain itu, keluarnya bercak darah biasanya diikuti oleh kram perut. Kram perut pada kondisi terjadinya kehamilan akan terjadi secara teratur. Dan kondisi kram perut ini, akan terus berlanjut sampai kehamilan trimester kedua, sampai letak uterus posisinya berada ditengah dan disangga oleh panggul.

Mual dan muntah (Morning sicknes)
Sekitar 50% perempuan yang mengalami kehamilan akan memiliki tanda-tanda ini. Pemicunya adalah peningkatan hormon secara tiba-tiba dalam aliran darah. Hormon tersebut adalah HCG (Human chorionic Gonadotrophin). Selain dalam darah, peningkatan hormon ini juga terjadi pada saluran air kencing. Makanya, alat test pack kehamilan dilakukan melalui media air seni, hal ini dilakukan untuk mengukur terjadinya peningkatan kadar hormon HCG tersebut. Peningkatan hormon ini akan mengakibatkan efek pedih pada lapisan perut dan menimbulkan rasa mual. Rasa mual ini biasanya akan menghilang memasuki kehamilan trimester kedua. Jika, rasa mual dan muntah masih terjadi pada usia kehamilan trimester kedua, sebaiknya periksakan dan konsultasikan mengenai hal ini ke dokter anda, karena akan mengganggu kehamilan anda.

Mual dan muntah ini biasa morning sickness karena biasanya terjadi pada saat di pagi hari. Namun kenyataannya, mual dan muntah dapat terjadi pada siang dan malam hari juga. Bahkan morning sickness terjadi hanya ketika si ibu mencium aroma atau wewangian tertentu.

Sering kencing/buang air kecil (Frequent Urination)
Setelah haid terlambat satu hingga dua minggu, keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih sering dari kebiasaannya. Ini disebabkan janin yang tumbuh di rahim menekan kandung kemih dan akibat adanya peningkatan sirkulasi darah. Selain itu kandung kemih lebih cepat dipenuhi oleh urine dan keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih sering. Peningkatan rasa buang air kecil juga disebabkan oleh peningkatan hormon kehamilan. Walaupun buang air kecil ini sering, jangan sampai membatasinya atau menahannya. Selain itu hindarkan dehidrasi dengan lebih meningkatkan asupan cairan ke dalam tubuh.

Pusing dan sakit kepala (Headaches)
Gangguan pusing dan sakit kepala yang sering dirasakan oleh ibu hamil diakibatkan oleh faktor fisik; rasa lelah, mual, lapar dan tekanan darah, rendah. Sedangkan penyebab emosional yaitu adanya perasaan tegang dan depresi. Selain itu peningkatan pasokan darah ke seluruh tubuh juga bisa menyebabkan pusing saat ibu berubah posisi.

Rasa lelah dan mengantuk yang berlebih (Fatigue)
Rasa lelah dan mengantuk pada ibu hamil selain disebabkan oleh perubahan hormonal, juga akibat kinerja dari beberapa organ vital seperti ginjal, jantung, dan paru-paru, semakin bertambah. Organ-organ vital ini tidak hanya bekerja untuk mencukupi kebutuhan ibu saja, namun juga untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Perut ibu yang semakin membesar seiring dengan bertambahnya usia kehamilan juga memberikan beban tersendiri bagi tubuh ibu.

Sembelit
Sembelit terjadi akibat peningkatan hormon progesterone. Hormon ini selain mengendurkan otot-otot rahim, juga berdampak pada mengendurnya otot dinding usus sehingga menyebabkan sembelit atau susah buang air besar. Namun keuntungan dari keadaan ini adalah memungkinkan peyerapan nutrisi yang lebih baik saat hamil.

Sering meludah (hipersalivasi)
Tanda kehamilan ini terjadi akibat pengaruh perubahan hormon estrogen, biasanya terjadi pada kehamilan trimester pertama. Kondisi ini biasanya menghilang setelah kehamilan memasuki trimester kedua

Naiknya temperatur basal tubuh
Jika terjadi kehamilan atau ovulasi, maka suhu basal tubuh ibu akan meningkat. Kondisi ini akan bertahan selama terjadinya kehamilan. Kondisi ini tidak akan turun ke kondisi sebelum terjadinya ovulasi.

Tanda-tanda kehamilan (pregnancy symptoms) di atas sifatnya pribadi, tidak semua perempuan pada awal kehamilan mutlak memiliki tanda-tanda di atas, artinya berlakunya tanda kehamilan di atas ada yang memang semua mengalaminya, bervariasi, tapi ada pula yang tidak memiliki keluhan apapun. Untuk lebih memastikan, tentulah harus dilakukan test kehamilan (pregnancy test), baik yang dilakukan di rumah dengan menggunakan test pack atau dilakukan di laboratorium yang melakukan tes terhadap darah anda.

Demikian Tanda-tanda Kehamilan. Semoga bermanfaat bagi para calon ibu dan ayah, khususnya pasangan muda.
Read More..