Subscribe

RSS Feed (xml)



Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Selasa, 23 Maret 2010

Tanpa Klik Tetap Mendapat Dollar dari Google Adsense


Biarpun tidak ada yang meng-klik iklan Google Adsense kita, Google Adsense tetap memberikan dollar kepada member-nya. Itulah barangkali kabar gembira bagi setiap blogger yang memasang Google Adsense di blognya. Setidaknya inilah yang saya dapatkan dalam dua hari terakhir: kemarin dan kemarin lusa. Seperti pada gambar di samping.

Saya sih tidak tahu pastinya tentang ketentuan mendapatkan dollar Google Adsense meskipun tidak ada yang meng-klik itu. Saya juga tidak mengetahui pemberitahuan resmi dari google mengenai hal itu. Tapi tadi pagi saya mulai menyimpulkan bahwa jika iklan Google Adsense kita dilihat 1000 kali oleh visitor (mencapai 1000 page impressions) akan dikasih "bonus" dari Google Adsense.

Jumlah bonus ini saya juga kurang tahu pastinya. Untuk kemarin kemarin lusa saya mendapatkan $0.02 dan kemarin mendapatkan $0.04 Kecil sih, tetapi bukankah itu lebih baik daripada tidak sama sekali? Tentu saja yang terbaik adalah ketika banyak visitor blog yang meng-klik Google Adsense kita. Nah, untuk hal ini, saya tergolong Newbie, sehingga dalam forum chat Kang Rohman saya memakai nama Newbie Adsense. Kadang-kadang ketika blogwalking juga memakai nama itu.

Mungkin posting ini kurang bermanfaat bagi teman-teman blogger. Apalagi mereka yang sudah bersatus "Master". Saya justru berharap dengan posting Tanpa Klik Tetap Mendapat Dollar Dari Google Adsense ini saya (dan juga newbie-newbie yang lain) mendapatkan inputan dari blogger-blogger senior dan berpengalaman, baik mengenai kepastian Bonus Google Adsense maupun cara optimalisasi pendapatan dari Google Adsense. Terima kasih. ^_^
Read More..

Senin, 22 Maret 2010

Video How to Use People String


PeopleString has begun fully integrating the larger "Social Networks" like Facebook and Twitter for our members like you. Advertising will never be the same again! Recognize this as the most opportune time to join in the fun; all for free and get paid doing what you are doing online;
ALREADY!!!

Translation: Easiest Money You will Ever Make . . . Doing something You are Already Doing.

Check this YouTube Video out for a quick overview . . . . http://www.youtube.com/watch?v=1eMJW005Ng8

In the coming weeks PeopleString will offer you some really cool "Social Networking Games" and a bunch more "kEwL" technology that will be unique to PeopleString. Find out why PeopleString is the place to have fun and make some very financially rewarding friendships. Get in on the newest brand of Social Media. . .“That Rocks!”
Read More..

Minggu, 21 Maret 2010

Menumbuhkan Percaya Diri Anak


Oleh Mohammad Fauzil Adhim

Seandainya setiap anak yang baru lahir tidak memiliki keberanian untuk mencoba, nis­caya tak ada yang dapat mereka lakukan. Seandainya anak-anak kita takut mengha­dapi kegagalan, niscaya mereka tak bisa berjalan hingga kini. Sebab, sekedar untuk berjalan saja, banyak kesulitan yang harus mereka hadapi dan tak sedikit rasa sakit yang harus mereka tanggung. Hidung mungkin sudah lebih dari sepuluh kali tersungkur ke tanah hanya karena mereka belajar merangkak. Lutut… entah berapa kali meng­alami luka. Tetapi anak-anak tak pernah putus asa. Anak-anak senantiasa bersemangat, sampai orangtua memadamkannya dengan alasan kasih-sayang.

Pada mulanya anak-anak tak peduli dengan pakaian yang mereka kenakan. Apa mereknya, mereka tak peduli. Mereka juga tidak pusing-pusing jika ada yang sobek di kiri dan di kanan. Mereka tetap saja melangkah dengan mantap karena mereka berpusat pada tujuan. Tidak sibuk membayangkan apa yang akan dikatakan orang. Mereka belajar dengan ikhlas. Tetapi orangtualah yang membuat mereka malu berangkat ke sekolah ka­rena sepatu yang dipakai tak sebagus teman-temannya.

Anak-anak di Inggris, sejak kecil sudah sangat percaya diri belajar bahasa Inggris. Begitu juga balita-balita di Mesir, usia TK bahasa Arabnya sudah lebih baik daripada anak-anak Madrasah Aliyah kelas dua. Mereka belajar dengan penuh semangat. Rasa percaya dirinya sangat kuat. Mereka tidak berpusing-pusing dengan tata bahasa, dan tidak khawa­tir salah mengucapkannya –karena umumnya orangtua menerima apa adanya kesalahan ucapan anak-anaknya yang masih bayi. Orangtua bahkan menanggapi dengan penuh antusias dan penghargaan yang tinggi setiap kali anaknya berani mencoba bicara. Tetapi ketika mereka mulai beranjak besar, kita mulai cerewet terhadap mereka. Karena takut anaknya bingung, mereka tak boleh belajar yang pelik-pelik. Sebaliknya, karena sangat ingin anaknya cerdas, mereka perintahkan anak-anak itu belajar mati-matian dengan cara yang tidak tepat. Tidak sebagaimana kodrat perkembangan belajar mereka. Alamiah, ber­sahabat, dan penuh semangat.

Astaghfirullahal ‘azhim… Alangkah jauh kita dari agama. Lebih-lebih yang me­nulis risalah ini.

Benarlah kata Buckminster Fuller. Ia pernah mengingatkan, “Setiap anak terlahir jenius, tetapi kita memupuskan keje­niusan mereka dalam enam bulan pertama.”

Ya, setiap anak. Siapa pun ia, sejauh lahir dalam keadaan mental yang normal, mereka adalah jenius-jenius besar yang sudah dibekali Allah dengan percaya diri tinggi, semangat besar, antusias, dan senantiasa belajar. Di usia-usia awal kehidupannya hingga menginjak tahun keenam, mereka belajar –meminjam istilah Glenn Doman— “tanpa usaha”. Saya tidak sepenuhnya sepakat dengan ungkapan Glenn Doman, tetapi ungkapan ini saya pakai untuk menunjukkan betapa anak-anak kita dikaruniai daya tangkap yang luar biasa atas setiap perkara yang kita ajarkan kepada mereka. Sengaja atau tidak.

Rangsangan yang kaya dan tepat di usia ini bukan saja membuat mereka lebih cerdas. Lebih dari itu potensi mereka sendiri berkembang. Salah satu potensi itu adalah IQ. Ini berbeda dengan orang dewasa. Usaha yang keras dalam belajar akan membuat kita lebih cerdas, tetapi IQ kita tidak akan bertambah. Perkembangan IQ sudah selesai pada usia 12 tahun, dengan rincian 90% perkembangan IQ tercapai pada usia 6 tahun dan 10% sisanya diselesaikan antara usia 6-12 tahun. Maka sungguh, rangsangan yang tepat di usia-usia awal akan sangat besar artinya. Dan itulah yang dilakukan oleh orangtua Imam Syafi’i rahimahullah sehingga anaknya hafal Al-Qur’an di usia tujuh tahun. Begitu pula yang dila­kukan oleh para orangtua generasi salafush-shalih. Tetapi bukan kita.

Astaghfirullahal-‘azhim. Orangtua macam apakah kita ini, ya Akhy? Ataukah kita menjadi orangtua semata-mata karena anak kita sudah lahir?

Betapa banyak suami yang menyandang gelar bapak hanya karena istrinya mela­hirkan. Sebagaimana banyak wanita disebut ibu semata-mata karena dialah yang melahir­kan. Bukan karena mereka menyiapkan diri menjadi orangtua. Bukan karena mereka me­miliki kepatutan sebagai orangtua. Dan saya tidak tahu, apakah yang menulis ini layak disebut orangtua ataukah hanya orang yang lebih tua dari anaknya.

Astaghfirullahal-‘azhim. Semoga Allah membaguskan amal-amal kita dan memba­guskan pendidikan anak-anak kita.

Hari ini banyak orangtua maupun guru yang gelisah bagaimana menjadikan anaknya percaya diri. Islam seakan-akan sudah tidak cukup lagi. Padahal, kita yang men­jadi penyebabnya. Kita ajarkan anak kita berjilbab agar mereka menjadi orang yang memu­liakan syari’at Allah semenjak usia mereka yang masih belia. Tetapi saat berbicara, bukan iman yang kita tanamkan, melainkan keinginan untuk memperoleh tepuk-tangan manusia yang kita bangkitkan. Kalau mereka tidak berjilbab, bukan kita ingatkan mereka tentang mahabbatullah, melainkan biar cantik dilihat orang. Maksud kita baik, tetapi yang kita te­riakkan, “Ayo, coba dipakai jilbabnya. Ih, jelek ah kalau nggak pakai jilbab.”

Begitu mereka memakai jilbabnya, segera saja kita memuji, “Nah…, gitu dong. Kalau pakai jilbab kan cakep. Cantik, kan?”

Ah, andaikan saja pujian yang jarang kita berikan pada anak itu lebih mengingat­kan mereka kepada Tuhannya, insya-Allah akan lain ceritanya anak-anak kita. Tetapi tidak. Kita lebih sering memuji mereka –meskipun tampaknya kita lebih sering mencela—dengan alasan-alasan yang tidak menghidupkan jiwa. Kalau memang memakai jilbab hanya untuk cantik, bukankah ada jalan lain agar tampil lebih cantik lagi daripada sekedar pakai jilbab?

Sebagaimana cara kita memuji anak saat pakai jilbab, seperti itu pula seringkali kita menganjurkan anak-anak berpakaian yang patut saat ke masjid. Kita suruh mereka pakai pakaian yang bagus biar tidak malu pada teman. Bukan karena Allah ‘Azza wa Jalla sudah berfirman, “Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid. Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-A’raaf: 31).

Maka, bukan bunda salah mengandung kalau anak-anak itu akhirnya memiliki rasa percaya diri yang tanggung. Berbeda sedikit saja dengan temannya, sudah cukup un­tuk membuat mereka meringkuk di kamar. Tak berani berbaur dengan hati yang mantap. Apalagi menjadi sumber pengaruh yang baik bagi teman-temannya. Padahal mereka dila­hirkan untuk zaman yang bukan kita; zaman yang membutuhkan kekuatan jiwa lebih be­sar. Zaman yang membutuhkan orang-orang dengan percaya diri tinggi, cerdas akalnya, hidup jiwanya dan jernih hatinya. Mereka inilah yang siap untuk menyambut perintah, “Qum fa andzir. Bangunlah, lalu berilah peringatan.” Perintah-perintah di masa awal kena­bian Rasulullah tercinta, Muhammad shallaLlahu ‘alaihi wa sallam.

Lalu, apakah yang dapat kita lakukan untuk membangkitkan rasa percaya diri mereka? Jika perkataan saat menyuruh mereka mengenakan pakaian yang indah justru bisa menyebabkan mereka kehilangan rasa percaya diri yang kokoh, maka seruan Nabi SAW saat haji Wada’ adalah penguat jiwa-jiwa yang lemah. Mari kita renungkan kembali tatkala Nabi mengingatkan:

“Sesungguhnya darah kalian, harta kalian, kehormatan kalian, sama sucinya dengan hari ini, negeri ini, pada bulan ini. Sesungguhnya kaum Mukmin itu bersaudara. Tidak boleh ditumpahkan darahnya. Tuhan kalian satu. Bapak kalian semuanya Adam, dan Adam dari tanah. Sesungguhnya yang paling mulia di sisi Allah ialah yang paling takwa. Tidak ada kelebihan orang Arab di atas orang asing kecuali karena takwanya. Apakah aku sudah menyampaikan kepada kalian?”

Inilah ajaran yang membuat sahabat-sahabat dengan pakaian kumal tidak malu mendatangi istana para kaisar. Inilah keyakinan yang membuat para salafush-shalih tidak kelu lidahnya melihat jubah-jubah kebesaran pada sultan. Inilah nasehat yang membuat setiap manusia merasa sederajat, tetapi di saat yang sama membuat mereka senantiasa merendah karena tak ada yang tahu siapa di antara mereka yang paling bertakwa. Sebab, ukuran takwa bukan terletak pada panjangnya jenggot, melainkan pada iman dan amal shalih yang berpijak di atas aqidah yang lurus.

Sungguh, saya bermimpi. Saya betul-betul sangat mengingini agar nasihat Nabi saw ini diajarkan kepada anak-anak semenjak usia pra-sekolah. Di SD-SD, TK dan play-group, anak-anak perlu belajar. Bukan untuk menjadi hafalan semata, tetapi untuk menjadi kekuatan dalam jiwanya. Kita ajarkan kepada mereka, matannya maupun maknanya.

Demi Allah, mereka inilah yang insya-Allah lebih bagus daripada generasi orang­tuanya semacam kita. Pada saatnya, biarlah kita menjadi catatan sejarah saja bahwa kita pernah ada. Tugas kita sekarang adalah menyiapkan mereka agar menjadi manusia-manu­sia yang menegakkan kalimat Allah di muka bumi dengan penuh percaya diri. Mereka tidak tunduk hanya karena takjub melihat Chinook. Mereka tidak lemah hanya karena mendengar nama Amerika.

Anak-anak kitakah yang akan seperti itu? [sahid/www.hidayatullah.com]
Read More..

Rabu, 17 Maret 2010

Bagaimana Menjaga Kesehatan Ibu Hamil?


Bagaimana menjaga kesehatan ibu hamil? Berikut ini diantara tips menjaga kesehatan ibu hamil yang ditulis Departemen Kesehatan Republik Indonesia dalam buku Kesehatan Ibu dan Anak :

Mandi pakai sabun setiap hari, pagi dan sore. Gosok gigi dua kali sehari setelah makan pagi dan sebelum tidur. Mandi teratur mencegah sakit kulit. Gosok gigi secara teratur mencegah sakit gigi dan gusi.

Istirahat berbaring sedikitnya 1 jam pada siang hari dan kurangi kerja berat. Istirahat yang cukup akan memulihkan tenaga ibu.

Boleh melakukan hubungan suami-istri. Tanyakan kepada bidan atau dokter tentang hubungan suami-istri yang aman selama hamil.

Jangan merokok, memakai narkoba, minum jamu atau minuman keras. Minum obat sesuai petunjuk dokter/bidan. Hindari asap rokok. Merokok, minuman keras, narkoba, jamu dan obat-obatan bisa mengganggu pertumbuhan bayi dalam kandungan.

Di daerah malaria, sebaiknya ibu tidur pakai kelambu.

(Sumber: Buku Kesehatan Ibu dan Anak, Departemen Kesehatan RI)
Read More..

Selasa, 16 Maret 2010

Apa Saja yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil?


Apa saja yang perlu dilakukan ibu hamil agar kandungannya tetap terjaga dalam kondisi sehat? Berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan ibu hamil:

Periksa hamil secepatnya dan sesering mungkin sesuai anjuran petugas. Agar ibu, suami dan keluarga, dapat mengetahui secepatnya cara menjaga kehamilan yang sehat dan jika ada masalah yang timbul pada kehamilan.

Timbang berat badan setiap kali periksa hamil. Berat badan bertambah sesuai dengan pertumbuhan bayi dalam kandungan.

Minum 1 tablet tembah darah setiap hari selama hamil. Tablet tambah darah mencegah ibu kurang darah. Minum tablet tambah darah tidak membahayakan bayi.

Minta imunisasi Tetanus Toksoid kepada petugas kesehatan. Imunisasi Tetanus Toksoid untuk mencegah penyakit tetanus pada bayi baru lahir.

Minta nasehat kepada petugas kesehatan tentang makanan bergizi selama hamil. Makan makanan bergizi yang cukup membuat ibu dan bayi sehat.

Sering mengajak bicara bayi sambil mengelus-elus perut setelah kandungan berumur 4 bulan.
(Sumber: Buku Kesehatan Ibu dan Anak, Departemen Kesehatan RI)
Read More..

Jumat, 12 Maret 2010

Menambah Dollar di People String itu Gampang!


Setelah Anda tahu tentang People String, lalu Anda jadi member, kini saatnya meningkatkan penghasilan Anda. Sebelumnya Anda sudah tahu bagaimana mendapat $ 30 per bulan tanpa downline. Kini kita akan mencoba menambah dollar melalui People String.

Cara pertama adalah dengan memperbanyak downline. Keuntungannya, setiap ada downline langsung (direct level) baru, ada mendapatkan $ 0.5 per orang. Bayangkan jika dalam 1 hari Anda bisa mendapatkan 2 direct level saja, dalam satu bulan Anda mendapatkan tambahan $ 30. Tidak berhenti di situ! Mereka perlu dimotivasi agar mencari downline dan mengembangkan jaringan. Karena Anda akan mendapatkan 5% dari total penghasilan direct level d People String, dan 2% untuk downline level 2 sampai level 6.

Kalaupun direct level Anda tidak memiliki downline tetapi konsisten menjalankan TRIK INI (yang berarti mereka mendapat $ 30 per bulan), Anda mendapat $ 1,5 per bulan dari tiap satu downline. Kalau seperti kiat di atas, Anda bisa mendapatkan 60 downline direct level dalam satu bulan, Anda mendapakan tambahan $ 45. Menarik bukan?

Lalu bagaimana mendapatkan downline? Bukankah Anda memiliki banyak teman baik di darat maupun di dunia maya? Ajak saja mereka. Anda juga perlu mengajak teman-teman facebook Anda untuk bergabung di people String. Tentu Anda perlu mempromosikan keuntungan-keuntungan di People String.

Kabar baik pula, dengan mengintegrasikan facebook Anda ke People String, Anda mendapatkan tambahan $ 0,1

Ayo segera action! Lihat gambar di atas, tidak sampai 2 hari saya mendapat 3 downline direct level dan 4 downline lecel 2! Bagi yang belum daftar DAFTAR DI SINI
Read More..

Rabu, 10 Maret 2010

Tanpa Downline Pun, Anda Tetap Mendapatkan $ 30 Per Bulan dari People String


Tanpa memiliki downline atau refferal sekalipun, Anda bisa mendapatkan $ 30 per bulan dari People String dengan hanya dua kali online dalam sehari. Kok bisa? Bagaimana caranya? Inilah keistimewaan People String. Ia membagi sebagian pendapatannya dari iklan kepada user.

Berikut ini cara praktis dan sangat mudah untuk mendapatkan $ 30 per bulan dari People String tanpa downline atau refferal:
Setelah Anda bergabung dengan People String, Anda harus konsisten untuk membuka People String minimal satu kali di pagi hari (antara pk 00.00 dini hari s.d. pk 12.00 siang) dan satu kali di siang hari (antara pk12.01 siang s.d. pk11.59 malam). Berikutnya dengan lima langkah ini Anda akan mendapatkan 50 people poin, sehingga dalam sehari setelah Anda melakukannya dua kali berarti Anda mendapatkan 100 people poin.

1. Login 2 kali sehari (pagi dan sore/malam) ke account People String-mu dapat 10 people points. Anda bisa buka Facebook, Email, atau situs lain melalui member area People String anda.

2. Cek email People String dapat 10 points.

3. Pilih menu “Shopping rebate” lalu klik salah satu kategori misal kategori “Cell Phone” (gak perlu mengunjungi situsnya anda tinggal balik lagi ke menu “Home” dapat 10 points.

4. Lakukan SEARCH apa saja melalui kotak pencarian di member area People String (kolom Google Custome Search ada bagian atas di homepage account People String anda). Setelah itu kamu Refresh nambah 10 points lagi.

5. CashBox/MailBox untuk melihat update-update terbaru. Lalu kembali lagi ke menu “home” 10 points tambahan lagi.

Nah, setiap anda melakukan aktivitas-aktivitas di atas, anda berhak atas 10 People Points. Berarti dengan 5 aktivitas tersebut, Anda akan mendapatkan 50 People Points 2 kali sehari, sehingga total People Points yang Anda dapatkan dalam sehari adalah 100. Ingat, 100 People Points = $1. Bila konsisten melakukannya setiap hari, dan bila dalam sebulan ada 30 hari, maka $30 sudah Anda peroleh.

Jika Anda mampu memastikan para downline anda juga melakukan hal ini secara konsisten setiap hari, maka semakin tinggi penghasilan Anda dari komisi refferal. Perhitungannya, Anda akan mendapatkan 5% dari direct link dan 2% dari downline/refferal level 2 sampai level 6.

Ayo buruan! Bagi yang belum daftar KLIK SAJA DI SINI.
Read More..