Subscribe

RSS Feed (xml)



Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Selasa, 09 November 2010

Cheat Point Blank (PB) Terbaru 10112010 UnityArea V8

Ini dia Cheat Point Blank (PB) Terbaru untuk edisi 10 November 2010 yang bertepatan dengan hari pahlawan ini. Kita mendapatkannya setelah jalan-jalan ke sini.

Berikut ini secara lengkap Cheat Point Blank (PB) Terbaru 10112010 UnityArea V8 :
Creator : Kirara_Ukira
Greetz to : [*] Echolondo
[*] _hrd_
[*] Abujafar
Archive Type : ZIP
Included files : =>Unity_Area_V8.exe
=>MCI32.OCX

Game Target : PointBlank
Anti-Cheat : AhnLab HackShield Pro
Type : Trainer / Cheat
Cheat/Trainer Effect : [*] MINIMIZE = F1 [ON]
[*] MINIMIZE = F2 [OFF]
[*] MisiMayor = F12
[*] Card Hack = 1 Sampai 0
[*] Restart Card = DELETE

Cara pemakaian : # Cara pakai Minimize : Gunakan ALT+TAB Seperlunya saja, kalau kelamaan BugTrap.
MD5 Sum Check : 502f43181db1dd3be416b6e2c942091d

Untuk mendownload silahkan langsung ke TKP File UnityAreaV8.zip (283.1K)

Sudah ya, begitu saja untuk Cheat Point Blank (PB) Terbaru 10112010 UnityArea V8 edisi 10 November 2010 ini.
Read More..

Senin, 08 November 2010

Cheat Point Blank (PB) Terbaru 09112010 Hack Tittle

Kembali lagi dengan Cheat Point Blank (PB) Terbaru. Untuk edisi 9 November 2010 ini kita selami kasih judul Cheat Point Blank (PB) Terbaru 09112010 Hack Tittle.

Cheat Point Blank (PB) Terbaru 09112010 Hack Tittle

FITUR
F1 s/d F10 = MasMed Hack (POINTBLANK)
F11 = Heck Title (Untuk membeli senjata yang memakai title)
F12 = Pangkat GM (Untuk membeli Mision Field)
Delete = Reset Card
WallShoot = Home (on) & End (off)

Maaf, kali ini Cheat Point Blank (PB) Terbaru 09112010 Hack Tittle juga singkat.

Selain Cheat Point Blank (PB) Terbaru ini, fan Cheat Point Blank (PB) juga bisa membaca fitur dan tutor sebelumnya pada link berikut:
Cheat Point Blank Terbaru 29 Okt 2010 Full Hack
Cheat Point Blank (PB) Terbaru 31102010 New Heroin
Cheat Point Blank (PB) Terbaru 01112010 Black Mamen X.7.
Cheat Point Blank (PB) Terbaru 02112010 Wallshot dan Auto Exp Up
Cheat Point Blank (PB) Terbaru 03112010 Alt + Tab
Cheat Point Blank (PB) Terbaru 04112010 Share Unholobyrepack
Read More..

Cara Mendapat Bayi Laki-laki


Apakah Anda termasuk pasangan yang mendambakan bayi laki-laki? Untuk mewujudkannya, ada cara mudah yang bisa Anda coba. Tak sulit, hanya rutin melakukan sarapan di pagi hari ditambah dengan diet lemak selama awal kehamilan.

Menurut penelitian University of Missouri, wanita yang mengonsumsi makanan sehat di tahap awal kehamilan bisa mempengaruhi pembentukan jenis kelamin dan kesehatan bayi selama dalam kandungan.

Seperti dikutip dari laman The Telegraph, wanita yang mengonsumsi sarapan sehat dan lengkap serta diet lemak tinggi, pada saat konsepsi cenderung memiliki calon bayi laki-laki.

Dr Cheryl Rosenfeld, dari University of Missouri, dan rekannya mengatakan: "Diet tinggi kalori umumnya mendukung kelahiran bayi laki-laki ketimbang perempuan, sedangkan diet rendah kalori cenderung menghasilkan bayi perempuan ketimbang laki-laki,". (sumber: vivanews.com)
Read More..

Minggu, 07 November 2010

Cheat Point Blank (PB) Terbaru 07112010 Hipbreaker Injector

Maaf, karena minggu ini tergesa-gesa, tidak bisa memposting Cheat Point Blank (PB) Terbaru seperti biasa. Kali ini Cheat Point Blank (PB) Terbaru ditulis amat singkat.

Berikut Tutorial Hotkey Cheat Point Blank (PB) Terbaru 07112010 Hipbreaker Injector untuk edisi 7 November 2010 ini:
ALT+TAB = INSERT [ON]
ALT+TAB = DELETE [OFF]
KILL POINTBLANK.EXE = END [ON]
Dan lainnya ada di msgbox Minimize Test 5 Menit no BT, Selama 45 Menit

Amat singkat ya. Harap maklum dengan Cheat Point Blank (PB) Terbaru 07112010 Hipbreaker Injector untuk edisi 7 November 2010 ini.
Read More..

Kamis, 04 November 2010

Cheat Point Blank (PB) Terbaru 05112010 Masmed and MisMay


Kali ini, untuk edisi Jum'at 5 November 2010 kita menjelajah PB dan memenangkan misi dengan Cheat Point Blank (PB) Terbaru lagi. Karena kini fokus pada cheat Masmed dan MisMay, kita mendapatkan nama untuk Cheat Point Blank (PB) Terbaru kita ini Cheat Point Blank (PB) Terbaru 05112010 Masmed and MisMay.

Selain Cheat Point Blank (PB) Terbaru ini, fan Cheat Point Blank (PB) juga bisa membaca fitur dan tutor sebelumnya pada link berikut:
Cheat Point Blank Terbaru 29 Okt 2010 Full Hack
Cheat Point Blank (PB) Terbaru 31102010 New Heroin
Cheat Point Blank (PB) Terbaru 01112010 Black Mamen X.7.
Cheat Point Blank (PB) Terbaru 02112010 Wallshot dan Auto Exp Up
Cheat Point Blank (PB) Terbaru 03112010 Alt + Tab
Cheat Point Blank (PB) Terbaru 04112010 Share Unholobyrepack

Cheat Point Blank (PB) Terbaru 05112010 Masmed and MisMay

TUTORIAL :
Minimize On = F5 (Jangan terlalu lama Minimize)
Minimize Off = F6
WS On = F9
WS Off = F10
Hacktitle = F11
Hack Misi Mayor = F12
Masmed = NUMPAD 1-0
Reset Card = End
Pass MasMed : Randy

CARA INJECT :
1. Wallshot
2. MisMay
3. Minimize
Kalau Mismay dulu kadang Wallshot-nya tidak bisa work.. tapi kalau diikuti cara diatas bisa work

Download Cheat Point Blank (PB) Terbaru 05112010 Masmed and MisMay pada link berikut :
http://cheatpb.nstars.org/point-blank-f13/fanny89n3-mismay-masmed-minimize-alttab-t683.htm

Moga PB makin seru dengan Cheat Point Blank (PB) Terbaru 05112010 Masmed and MisMay ini. Ingat, gunakan waktu sebaik-baiknya, jangan abaikan kewajiban awak karena game.
Read More..

Menghindari Kesalahan Memotivasi


Oleh: Mohammad Fauzil Adhim

Kalau boleh, saya ingin mengatakan bahwa setiap ibu mendambakan anak-anaknya menjadi manusia yang berguna sesuai harapan orangtua.

Naluri setiap ibu menyayangi dan mendidik anak-anaknya agar kelak tidak saja berhasil bagi dirinya sendiri, tetapi sekaligus membahagiakan orangtua, tetangga dan masyarakat.

Keberhasilan anak dalam meniti hidupnya adalah keberhasilan orangtua, terutama ibu. Karena perjalanan anak banyak ditentukan oleh pendidikan yang diberikan oleh ibu selama masa-masa perkembangan.

Didorong oleh rasa sayangnya kepada anak, seorang ibu banyak tampil memotivasi anak. Tindakan ini bagus. Anak yang berhasil, seringkali lahir justru bukan dari banyaknya fasilitas yang dimiliki. Lebih penting dari itu, motivasi tinggilah yang banyak memberi sumbangan pada semangat anak demi berusaha dan menyikapi “kesulitan-kesulitan“ yang dialami.

Tetapi…

Ada tetapinya!

Keinginan ibu untuk memotivasi anak tidak jarang menghadapi benturan karena kesalahan-kesalahan “kecil”. Tindakan memotivasi justru menjadi bumerang. Alhasil, kemauan berprestasi anak malah lemah dan prestasinya rendah.

Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan ketika memotivasi anak, yaitu:

1. Membuat Anak Merasa Bersalah

Sebagian ibu menganggap bahwa dengan menimbulkan rasa bersalah, anak akan terpacu untuk memperbaiki diri. Anak akan bersemangat untuk meraih apa yang diharapkan oleh orangtua. Tetapi kenyataannya seringkali justru sebaliknya. Anak menjadi rendah diri. Tidak mempunyai percaya diri. Dalam jangka panjang, ini melemahkan kemampuan anak dalam menyesuaikan diri maupun dalam mengembangkan kecakapan intelektual dan keterampilan kerja.

“Motivasi” yang justru menimbulkan rasa bersalah pada anak, misalnya, “Kamu sayang sama Mama, nggak? Sayang, nggak?”

“Sayang, Ma,” kata Reza. Selebihnya Reza hanya diam.

“Makanya, kalau sayang sama Mama, belajar yang baik,” kata Mama.

Rasa bersalah juga muncul ketika ibu mengatakan, “Ibu tiap hari kerja keras untuk kamu. Kalau kamu kasihan sama Ibu, kamu harus belajar. Kamu harus mendapat ranking satu. Lihat itu, Bapak tiap hari pulang sore. Cari duit itu sulit.”

2. Menjadikan Anak Merasa Anda Tidak Menganggapnya Cukup Pandai

Dody pulang sekolah. Begitu tiba, ibu langsung menanyai tentang pelajaran apa yang diterimanya tadi. Tak lupa menanyakan ulangan.

Ini dia awal kesulitan Dody. Hari itu ada ulangan Matematika. Dia mendapat nilai 7.

Sebenarnya nilai yang bagus untuk Matematika. Tapi Dody tahu, kalau mengatakan yang sebenarnya, ia akan menghadapi risiko diomeli ibu. Tapi kalau berbohong, Dody ingat itu mendatangkan dosa.

Akhirnya Dody menunjukkan kertas hasil ulangan. Seperti diduga, ibunya segera berkomentar, “Aduh Dody. Masak berhitung begini kamu nggak bisa sih? Ini kan mudah, toh! Coba lihat itu Mas Iwan, pintar dia.”

Dody kecewa. Ia sudah mendapat nilai lebih tinggi dari kebanyakan temannya, tapi tetap tidak mendapatkan penghargaan dari orangtua. Ibu menganggapnya tidak cukup pandai.

Mental anak sangat terpukul. Ungkapan ibu semacam ini dapat menimbulkan rasa tidak percaya diri. Pada gilirannya, anak mudah merasa putus asa.

Anak juga merasa dirinya bodoh. Karena merasa bodoh, ia cenderung tidak mau belajar. Ia banyak melakukan hal-hal yang kurang meningkatkan kecerdasan. Sehingga, akhirnya ia mendapati benar-benar bodoh di sekolah. Inilah yang disebut self-fulfiling prophecy (nubuwah yang dipenuhi sendiri).

Memotivasi dengan bentuk-bentuk ungkapan semacam itu justru bisa membodohkan anak. Ungkapan yang dimaksudkan oleh ibu untuk membangkitkan potensi anak, sebenarnya justru merusak potensi yang besar.

Seharusnya, ibu tetap menunjukkan kehangatan. Bahkan ketika anak mendapat nilai jelek pun, ibu perlu memberikan kehangatan dan penerimaan. Sikap yang demikian akan menimbulkan rasa aman dan perasaan diterima pada diri anak, sehigga ia akan bersemangat untuk mencapai yang lebih di saat berikutnya tanpa perasaan tertekan dan terbebani.

Sementara kalau anak mencapai prestasi yang memuaskan, seperti yang dicapai oleh Dody misalnya, ibu perlu menunjukkan sikap menghargai. Ibu memberikan penghargaan dan pujian yang memadai. Tidak berlebihan, tetapi juga tidak terlalu kikir memuji.

3. Menghancurkan Harga Diri Anak

Anda sangat tidak menyukai kalau keburukan Anda atau hal-hal yang Anda anggap sebagai wilayah pribadi diungkapkan kepada orang lain. Apalagi jika yang mengungkapkan rahasia pribadi Anda itu adalah orang yang paling dekat, suami, misalnya. Rasanya sakit sekali. Ada kekecewaan bercampur amarah. Ada perasaan malu yang amat sangat bercampur dengan kejengkelan.

Kalau Anda saja merasa demikian, apalagi anak Anda yang masih belum memiliki integritas diri yang kukuh? Tapi ada kalanya orangtua menghancurkan harga diri anak dengan maksud menumbuhkan semangat pada diri anak untuk mencapai prestasi terbaik.

“Pokoknya kalau Andi tidak bisa mendapat nilai yang baik, Mama akan cerita sama Ita. Kalau Andi nggak ingin Mama cerita, Andi harus memperbaiki prestasi.”

Atau, “Sudah, kalau Tony nakal terus, nanti Mama bilang sama Papa.”

Ungkapan-ungkapan seperti itu sangat mengganggu harga diri anak. Tetapi yang lebih menghancurkan harga diri adalah kalau ibu benar-benar menceritakan kepada orang lain. Ini yang kadang secara tidak sadar dilakukan oleh ibu. Misalnya ketika ada teman sedang menceritakan anaknya melalui telepon, dengan maksud mengimbangi maupun basa-basi, kadang ibu tanpa sadar menghancurkan diri anak.

“Aduh, Bu. Sama dengan anak saya. Yang nomor tiga itu, Si Pras, itu, aduh… malas sekali kalau disuruh belajar. Sampai jengkel saya kalau menyuruh dia!”

Sikap ibu ini dapat menjadikan dawdling, yaitu sikap negatif anak dengan tidak mau melakukan apa yang diperintahkan orangtua dengan harapan orangtuanya marah. Kalau orangtua marah, ia memperoleh kepuasan (baca Suara Hidayatullah edisi Juni 2007). Pada saat ini, ia mengungkapkan kejengkelannya pada orangtua.

4. Membuat Anak Defensif

Situasi yang memojokkan membuat seseorang harus bersikap bertahan (defensif), tidak menuruti kemauan pihak yang menghendaki berubah. Jika sangat terpaksa, ia akan menurut. Tetapi hanya asal tidak mendapat tekanan. Asal tidak dimarahi. Atau, ia menjadi apatis.

Ibu kadang memotivasi anak dengan cara memojokkan, misalnya, “Kamu pasti nggak sayang sama Mama. Kalau kamu sayang sama Mama, kamu nggak akan malas. Ayo, sekarang belajar.”

5. Mendorong Anak Balas Dendam

Saya pikir, tidak ada orangtua yang menginginkan anaknya balas dendam. Tetapi ternyata, ada pola-pola komunikasi yang cenderung membuat anak terdorong untuk balas dendam. Misalnya, “Pokoknya kamu harus les Matematika. Ibu nggak mau mempunyai anak yang tidak pandai Matematika. Kalau Bahasa Indonesia , mudah dipelajari. Semua orang bisa menguasai.”

“Tapi, Deka pingin belajar karate, Ma.”

“Nggak. Pokoknya kamu harus les Matematika. Kamu boleh belajar karate, tapi nanti, kalau kamu sudah pandai Matematika,” tegas ibu keras.

Sebenarnya sikap tegas sangat perlu ditegakkan dalam keluarga. Tetapi ketegasan harus berlandaskan aturan yang jelas dan dipahami anak. Ketegasan harus selaras dengan sikap menghargai inisiatif anak.

Seorang ibu bisa mengajukan alternatif sebagai hal yang harus dipilih oleh anak. Tapi ibu harus mendapat menjamin bahwa anak memahami dan menerima penjelasan yang dikemukakan oleh ibu. Lebih dari itu, ibu harus memperhatikan apakah kehendak ibu tidak justru mematikan potensi anak yang sebenarnya sangat besar dan brilian. Inilah!

Karena itu, sikap terbuka dan mau mendengarkan anak, sangat penting untuk dimiliki ibu. Sebaiknya ibu lebih banyak mendampingi dan memberikan kehangatan sehingga anak memiliki percaya diri dan harga diri yang baik.

Ini akan lebih berharga bagi anak. Prestasi anak dapat lebih dipacu, sekalipun kelak anak jauh dari orangtua.

Demikian, semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua.
Read More..

Rabu, 03 November 2010

Cheat Point Blank (PB) Terbaru 04112010 Share Unholobyrepack


Untuk edisi 4 November 2010 ini, kembali setelah berselancar kita mendapatkan Cheat Point Blank (PB) Terbaru. Selain tutor yang intinya ada tiga poin, pada link di bawah Cheat Point Blank (PB) Terbaru ini juga bisa didownload di situ (kalau masih work).

Selain Cheat Point Blank (PB) Terbaru ini, fan Cheat Point Blank (PB) juga bisa membaca fitur dan tutor sebelumnya pada link berikut:
Cheat Point Blank Terbaru 29 Okt 2010 Full Hack
Cheat Point Blank (PB) Terbaru 31102010 New Heroin
Cheat Point Blank (PB) Terbaru 01112010 Black Mamen X.7.
Cheat Point Blank (PB) Terbaru 02112010 Wallshot dan Auto Exp Up
Cheat Point Blank (PB) Terbaru 03112010 Alt + Tab

Cheat Point Blank (PB) Terbaru 04112010 Share Unholobyrepack

TUTORIAL

Inject ws, alt tab, dan master medal hak
alt tab on(f1)
alt tab off(f2)
misi mayor (tekan F12)

MASMED (NUMPAD 1-0)

HAK TITLE F11

ON :F3 OFF : F4 untuk ws

Link Download Cheat Point Blank (PB) Terbaru 04112010 Share Unholobyrepack :
http://cheatpb.nstars.org/point-blank-f13/share-unholobyrepack-v3-t623.htm#ixzz14HUKNMlF

Demikian tutor dan link download Cheat Point Blank (PB) Terbaru 04112010 Share Unholobyrepack sebagai cheat edisi 4 November 2010.
Read More..

Selasa, 02 November 2010

Cheat Point Blank (PB) Terbaru 03112010 Alt + Tab


Kali ini kita dapat Alt + Tab untuk Cheat Point Blank (PB) Terbaru dalam posting edisi 3 November 2010 ini. Selain tutor cheat PB ini, telah disediakan cheat sebelumnya sebagai berikut:

Cheat Point Blank Terbaru 29 Okt 2010 Full Hack
Cheat Point Blank (PB) Terbaru 31102010 New Heroin
Cheat Point Blank (PB) Terbaru 01112010 Black Mamen X.7.
Cheat Point Blank (PB) Terbaru 02112010 Wallshot dan Auto Exp Up

Oke langsung saja ke Cheat Point Blank (PB) Terbaru 03112010 Alt + Tab

Hot Key :
Minimize On = F5 (Jangan terlalu lama minimize)
Minimize Off = F6
WS On = F9
WS Off = F10
Hacktitle = F11
Hack Misi Mayor = F12
Masmed = NUMPAD 1-0
Reset Card = NUMPAD (.)DEL

Untuk Hack Title, Misi Mayor, Masmed Dan Reset Card tidak ada bunyi saat tekan Hotkey.

Catatan :
- DC/BT itu tergantung pemakaian
- Pemakaian Alt tab hanya sesuai kebutuhan saja, misalnya anda OP
- Cara pakai wallshot : hidupkan sebelum start, klik start, saat screen hitam,
atau loading screen matikan Wallshot sebelum masuk ke War/match....

Scan Vir:
Spoiler:

File name:
X-LoNz_Repack.rar
Submission date:
2010-11-01 11:01:43 (UTC)
Current status:
queued queued analysing finished
Result:
3/ 43 (7.0%)

VT Community

not reviewed
Safety score: -
Compact
Print results
Antivirus Version Last Update Result
AhnLab-V3 2010.11.01.01 2010.11.01 -
AntiVir 7.10.13.76 2010.11.01 -
Antiy-AVL 2.0.3.7 2010.11.01 -
Authentium 5.2.0.5 2010.11.01 -
Avast 4.8.1351.0 2010.10.31 -
Avast5 5.0.594.0 2010.10.31 -
AVG 9.0.0.851 2010.10.31 -
BitDefender 7.2 2010.11.01 -
CAT-QuickHeal 11.00 2010.10.26 -
ClamAV 0.96.2.0-git 2010.11.01 -
Comodo 6577 2010.11.01 -
DrWeb 5.0.2.03300 2010.11.01 -
Emsisoft 5.0.0.50 2010.11.01 Trojan.Win32.Swizzor!IK
eSafe 7.0.17.0 2010.10.31 -
eTrust-Vet 36.1.7947 2010.11.01 -
F-Prot 4.6.2.117 2010.11.01 -
F-Secure 9.0.16160.0 2010.11.01 -
Fortinet 4.2.249.0 2010.11.01 -
GData 21 2010.11.01 -
Ikarus T3.1.1.90.0 2010.11.01 Trojan.Win32.Swizzor
Jiangmin 13.0.900 2010.11.01 -
K7AntiVirus 9.67.2865 2010.10.29 -
Kaspersky 7.0.0.125 2010.11.01 -
McAfee 5.400.0.1158 2010.11.01 -
McAfee-GW-Edition 2010.1C 2010.10.31 -
Microsoft 1.6301 2010.11.01 -
NOD32 5581 2010.11.01 -
Norman 6.06.10 2010.11.01 -
nProtect 2010-11-01.01 2010.11.01 -
Panda 10.0.2.7 2010.11.01 -
PCTools 7.0.3.5 2010.11.01 -
Prevx 3.0 2010.11.01 -
Rising 22.71.06.04 2010.11.01 -
Sophos 4.59.0 2010.11.01 Sus/VB-AG
Sunbelt 7184 2010.11.01 -
SUPERAntiSpyware 4.40.0.1006 2010.11.01 -
Symantec 20101.2.0.161 2010.11.01 -
TheHacker 6.7.0.1.074 2010.11.01 -
TrendMicro 9.120.0.1004 2010.11.01 -
TrendMicro-HouseCall 9.120.0.1004 2010.11.01 -
VBA32 3.12.14.1 2010.10.29 -
ViRobot 2010.10.4.4074 2010.11.01 -
VirusBuster 12.70.14.0 2010.10.31 -
Credit By: Echolondo Khayz

Untuk mendownload Cheat Point Blank (PB) ALT + TAB Terbaru ini silahkan langsung ke TKP: http://cheatpb.nstars.org/point-blank-f13/new-x-lonz-1-nov-t477.htm

Demikian Cheat Point Blank (PB) Terbaru 03112010 Alt + Tab ini. Mohon maaf jika ada kesalahan

Sumber: http://asksalman19.blogspot.com/2010/11/cheat-point-blank-pb-02112010-alt-tab.html
Read More..

Senin, 01 November 2010

Cheat Point Blank (PB) Terbaru 02112010 Wallshot dan Auto Exp Up


Setiap hari selalu ada update Cheat Point Blank (PB) Terbaru. Para hacker berlomba-lomba menyediakan cheat untuk memudahkan para penggemar game ber genre FPS ini. Khusus untuk edisi 2 November 2010 ini, setelah ekpedisi ke sana ke mari, sedikitnya ada 2 up date terbaru Cheat Point Blank (PB). Yang pertama adalah Wallshot dan yang kedua adalah Auto Exp Up.

Selain dua up date di atas, penggemar Cheat Point Blank (PB) juga bisa membuka fitur dan tutor sebelumnya di:
Cheat Point Blank Terbaru 29 Okt 2010 Full Hack
Cheat Point Blank (PB) Terbaru 31102010 New Heroin
Cheat Point Blank (PB) Terbaru 01112010 Black Mamen X.7.

Cheat Point Blank (PB) Terbaru 02112010 Wallshot

BULLET TRANSLUCENT WALL = NUMPAD1 [ON]
BULLET TRANSLUCENT WALL = NUMPAD2 [OFF]
KILLER POINTBLANK.EXE = END [ON]

Cheat Point Blank (PB) Terbaru 02112010 Wallshot bisa didownload di:
http://www.4shared.com/get/8jLGyflq/Update_31_10_2010_point_blank.html

Cheat Point Blank (PB) Terbaru 02112010 Auto Exp Up

Cheat Point Blank (PB) Terbaru 02112010 Auto Exp Up bisa di download di http://www.4shared.com/file/K819n6rD/Auto_Exp_up.html

CATATAN: PADA KEDUA LINK DOWNLOAD CHEAT DI ATAS DIBUTUHKAN PASSWORD UNTUK MEMBUKANYA. PASSWORD (KEMUNGKINAN) BISA DIPEROLEH DI TUTORHACK.WORDPRESS.COM SEPERTI NOTE PADA FOLDER TERSEBUT.

Demikian untuk hari ini, up date Cheat Point Blank (PB) Terbaru 02112010 Wallshot dan Auto Exp Up.
Read More..

Minggu, 31 Oktober 2010

Cheat Point Blank (PB) Terbaru 01112010 Black Mamen X.7.


Setelah Cheat Point Blank Terbaru 29 Okt 2010 Full Hack, lalu Cheat Point Blank (PB) Terbaru 31102010 New Heroin, kini pada tanggal 1 November 2010 ini kita hadirkan Cheat Point Blank (PB) yang paling baru. Yaitu Black Mamen X.7 edisi 1 November 2010. Langsung saja, berikut ini fiitu dan tutorial Cheat Point Blank (PB) Terbaru 01112010 Black Mamen X.7.

Cara Menjalankan Injector

Run PB Launcher  Double Klik Injectornya  Start PB
Kalau sudah tersuspend Injeck .dll nya
Injeck dulu "Black Mamen.X7.dll" (gunakan yang kanan)
Kemudian Injeck "BgToy.dll (gunakan yang kiri)" REGISTER DULU
Kemudian "==READY=="

Fitur dan Hotkey
[BLACK MAMEN. X7.dll]
F3 = Alt - Tab ( On )
F4 = Alt - Tab ( Off )
F3 sebelum mau keluar  Kalau mau masuk klik PB-nya bersamaan dengan F4
Jangan gunakan BT & DC melebihi 4 menit

F5 = WallShoot ( On )
F6 = WallShoot ( Off )
F5 sebelum start  F6 Sebelum menembak

[Bgtoy.dll]
F11 = Heck Title
F12 = Misi Lt.Col
Hack MasMed = Numpad 1234567890 ( POINTBLANK )
Reset Card = Normal

Semoga semakin seru petualangannya dengan Cheat Point Blank (PB) Terbaru 01112010 Black Mamen X.7 ini. Jika ada kesalahan silahkan sampaikan pada kolom komentar di bawah ini. []
Read More..

Mengenalkan Allah Kepada Anak


Oleh: Mohammad Fauzil Adhim

Kalau anak-anak itu kelak tak menjadikan Tuhannya sebagai tempat meminta dan memohon pertolongan, barangkali kitalah penyebab utamanya. Kitalah yang menjadikan hati anak-anak itu tak dekat dengan Tuhannya. Bukan karena kita tak pernah mengenalkan –meskipun barangkali ada yang demikian—tetapi karena keliru dalam memperkenalkan Tuhan kepada anak. Kerapkali, anak-anak lebih sering mendengar asma Allah dalam suasana menakutkan.

Mereka mengenal Allah dengan sifat-sifat jalaliyah-Nya, sementara sifat jamaliyah-Nya hampir-hampir tak mereka ketahui kecuali namanya saja. Mereka mendengar asma Allah ketika orangtua hendak menghukumnya. Sedangkan saat gembira, yang mereka ketahui adalah boneka barbie. Maka tak salah kalau kemudian mereka menyebut nama Allah hanya di saat terjadi musibah yang mengguncang atau saat kematian datang menghampiri orang-orang tersayang.

Astaghfirullahal ‘adziim…

Anak-anak kita sering mendengar nama Allah ketika mereka sedang melakukan kesalahan, atau saat kita membelalakkan mata untuk mengeluarkan ancaman. Ketika mereka berbuat "keliru" –meski terkadang kekeliruan itu sebenarnya ada pada kita—asma Allah terdengar keras di telinga mereka oleh teriakan kita, "Ayo…. Nggak boleh! Dosa!!! Allah nggak suka sama orang yang sering berbuat dosa."

Atau, saat mereka tak sanggup menghabiskan nasi yang memang terlalu banyak untuk ukuran mereka, kita berteriak, "E… nggak boleh begitu. Harus dihabiskan. Kalau nggak dihabiskan, namanya muba…? Muba…? Mubazir!!! Mubazir itu temannya setan. Nanti Allah murka, lho."

Setiap saat nama Allah yang mereka dengar lebih banyak dalam suasana negatif; suasana yang membuat manusia justru cenderung ingin lari. Padahal kita diperintahkan untuk mendakwahkan agama ini, termasuk kepada anak kita, dengan cara "mudahkanlah dan jangan dipersulit, gembirakanlah dan jangan membuat mereka lari". Anak tidak merasa dekat dengan Tuhannya jika kesan yang ia rasakan tidak menggembirakan. Sama seperti penggunaan kendaraan bermotor yang cenderung menghindari polisi, bahkan di saat membutuhkan pertolongan. Mereka "menjauh" karena telanjur memiliki kesan negatif yang tidak menyenangkan. Jika ada pemicu yang cukup, kesan negatif itu dapat menjadi benih-benih penentangan kepada agama; Allah dan rasul-Nya. Na’udzubillahi min dzalik.

Rasanya, telah cukup pelajaran yang terbentang di hadapan mata kita. Anak-anak yang dulu paling keras mengumandangkan adzan, sekarang sudah ada yang menjadi penentang perintah Tuhan. Anak-anak yang dulu segera berlari menuju tempat wudhu begitu mendengar suara batuk bapaknya di saat maghrib, sekarang di antara mereka ada yang berlari meninggalkan agama. Mereka mengganti keyakinannya pada agama dengan kepercayaan yang kuat pada pemikiran manusia, karena mereka tak sanggup merasakan kehadiran Tuhan dalam kehidupan. Sebab, semenjak kecil mereka tak biasa menangkap dan merasakan kasih-sayang Allah.

Agaknya, ada yang salah pada cara kita memperkenalkan Allah kepada anak. Setiap memulai pekerjaan, apa pun bentuknya, kita ajari mereka mengucap basmalah. Kita ajari mereka menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Tetapi kedua sifat yang harus selalu disebut saat mengawali pekerjaan itu, hampir-hampir tak pernah kita kenalkan kepada mereka (atau jangan-jangan kita sendiri tak mengenalnya?). Sehingga bertentangan apa yang mereka rasakan dengan apa yang mereka ucapkan tentang Tuhannya.

Bercermin pada perintah Nabi saw. dan urutan turunnya ayat-ayat suci yang awal, ada beberapa hal yang patut kita catat dengan cermat. Seraya memohon hidayah kepada Allah atas diri kita dan anak-anak kita, mari kita periksa catatan berikut ini:

Awali Bayimu dengan Laa Ilaaha IllaLlah

Rasulullah saw. pernah mengingatkan, "Awalilah bayi-bayimu dengan kalimat laa ilaaha illaLlah."

Kalimat suci inilah yang perlu kita kenalkan di awal kehidupan bayi-bayi kita, sehingga membekas pada otaknya dan menghidupkan cahaya hatinya. Apa yang didengar bayi di saat-saat awal kehidupannya akan berpengaruh pada perkembangan berikutnya, khususnya terhadap pesan-pesan yang disampaikan dengan cara yang mengesankan. Suara ibu yang terdengar berbeda dari suara-suara lain, jelas pengucapannya, terasa seperti mengajarkan (teaching style) atau mengajak berbincang akrab (conversational quality), memberi pengaruh yang lebih besar bagi perkembangan bayi. Selain menguatkan pesan pada diri anak, cara ibu berbicara seperti itu juga secara nyata meningkatkan IQ balita, khususnya usia 0-2 tahun. Begitu pelajaran yang bisa saya petik dari hasil penelitian Bradley & Caldwell berjudul 174 Children: A Study of the Relationship between Home Environment and Cognitive Development during the First 5 Years.

Apabila anak sudah mulai besar dan dapat menirukan apa yang kita ucapkan, Rasulullah saw. memberikan contoh bagaimana mengajarkan untaian kalimat yang sangat berharga untuk keimanan anak di masa mendatang. Kepada Ibnu ‘Abbas yang ketika itu masih kecil, Rasulullah saw. berpesan:

"Wahai anakku, sesungguhnya aku akan mengajarkanmu beberapa kata ini sebagai nasehat buatmu. Jagalah hak-hak Allah, niscaya Allah pasti akan menjagamu. Jagalah dirimu dari berbuat dosa terhadap Allah, niscaya Allah akan berada di hadapanmu. Apabila engkau menginginkan sesuatu, mintalah kepada Allah. Dan apabila engkau menginginkan pertolongan, mintalah pertolongan pada Allah. Ketahuilah bahwa apabila seluruh ummat manusia berkumpul untuk memberi manfaat padamu, mereka tidak akan mampu melakukannya kecuali apa yang telah dituliskan oleh Allah di dalam takdirmu itu.Juga sebaliknya, apabila mereka berkumpul untuk mencelakai dirimu, niscaya mereka tidak akan mampu mencelakaimu sedikit pun kecuali atas kehendak Allah. Pena telah diangkat dan lembaran takdir telah kering." (HR. At-Tirmidzi).

Dalam riwayat lain disebutkan, "Jagalah hak-hak Allah, niscaya engkau akan mendapatkan Dia ada di hadapanmu. Kenalilah Allah ketika engkau berada dalam kelapangan, niscaya Allah pun akan mengingatmu ketika engkau berada dalam kesempitan. Ketahuilah bahwa segala sesuatu yang salah dalam dirimu tidak mesti engkau langsung mendapatkan hukuman-Nya. Dan juga apa-apa yang menimpa dirimu dalam bentuk musibah atau hukuman tidak berarti disebabkan oleh kesalahanmu. Ketahuilah bahwa pertolongan itu akan datang ketika engkau berada dalam kesabaran, dan bersama kesempitan akan ada kelapangan. Juga bersama kesulitan akan ada kemudahan."

Apa yang bisa kita petik dari hadis ini? Tak ada penolong kecuali Allah Yang Maha Kuasa; Allah yang senantiasa membalas setiap kebaikan. Tak ada tempat meminta kecuali Allah. Tak ada tempat bergantung kecuali Allah. Dan itu semua menunjukkan kepada anak bahwa tidak ada tuhan kecuali Allah.

Wallahu a’lam bishawab.

Iqra’ Bismirabbikal ladzii Khalaq


Sifat Allah yang pertama kali dikenalkan oleh-Nya kepada kita adalah al-Khaliq dan al-Karim, sebagaimana firman-Nya, "Bacalah dengan nama Tuhanmu Yang Menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya." (QS. Al-‘Alaq: 1-5).

Setidaknya ada tiga hal yang perlu kita berikan kepada anak saat mereka mulai bisa kita ajak berbicara. Pertama, memperkenalkan Allah kepada anak melalui sifat-Nya yang pertama kali dikenalkan, yakni al-Khaliq (Maha Pencipta). Kita tunjukkan kepada anak-anak kita bahwa kemana pun kita menghadap wajah kita, di situ kita menemukan ciptaan Allah. Kita tumbuhkan kesadaran dan kepekaan pada mereka, bahwa segala sesuatu yang ada di sekelilingnya adalah ciptaan Allah. Semoga dengan demikian, akan muncul kekaguman anak kepada Allah. Ia merasa kagum, sehingga tergerak untuk tunduk kepada-Nya.

Kedua, kita ajak anak untuk mengenali dirinya dan mensyukuri nikmat yang melekat pada anggota badannya. Dari sini kita ajak mereka menyadari bahwa Allah Yang Menciptakan semua itu. Pelahan-lahan kita rangsang mereka untuk menemukan amanah di balik kesempurnaan penciptaan anggota badannya. Katakan, misalnya, pada anak yang menjelang usia dua tahun, "Mana matanya? Wow, matanya dua, ya? Berbinar-binar. Alhamdulillah, Allah ciptakan mata yang bagus untuk Owi. Matanya buat apa, Nak?"

Secara bertahap, kita ajarkan kepada anak proses penciptaan manusia. Tugas mengajarkan ini, kelak ketika anak sudah memasuki bangku sekolah, dapat dijalankan oleh orangtua bersama guru di sekolah. Selain merangsang kecerdasan mereka, tujuan paling pokok adalah menumbuhkan kesadaran –bukan hanya pengetahuan—bahwa ia ciptaan Allah dan karena itu harus menggunakan hidupnya untuk Allah.

Ketiga, memberi sentuhan kepada anak tentang sifat kedua yang pertama kali diperkenalkan oleh Allah kepada kita, yakni al-Karim. Di dalam sifat ini berhimpun dua keagungan, yakni kemuliaan dan kepemurahan. Kita asah kepekaan anak untuk menangkap tanda-tanda kemuliaan dan sifat pemurah Allah dalam kehidupan mereka sehari-hari, sehingga tumbuh kecintaan dan pengharapan kepada Allah. Sesungguhnya manusia cenderung mencintai mereka yang mencintai dirinya, cenderung menyukai yang berbuat baik kepada dirinya dan memuliakan mereka yang mulia.

Wallahu a’lam bishawab (Sumber: Hidayatullah.com)
Read More..

Cheat Point Blank (PB) Terbaru 3110210 New Heroin


Semakin hari, Cheat Point Blank (PB) semakin seru. Selalu ada yang baru dalam Cheat Point Blank (PB). Termasuk di akhir bulan Oktober 2010 ini. Kali ini Cheat Point Blank (PB) Terbaru 3110210 New Heroin. Langsung saja...

F5 : HackPangkat/Point (untuk membeli misi mayor)
F6 : Hack Card Mission (Complete 1-10)
F7 : Reset Card Mission
F9 : Hack Title (buat ambil senjata bertitle)+++ Slot Title jadi 3 yang terbuka
"syarat harus ada 1 title apa saja kalau bisa yang baru"
1. Klik card pertama tekan F6 terus tutup (lihat apakah bertambah exp+card selesai)
2. Buka lagi klik card pertama lagi terus F7 tutup lagi (lihat cardnya jadi tidak selesai)

Semoga cheat point blank (PB) nya semakin seru dan mendapatkan banyak medal. Selamat mencoba.
Read More..

Kamis, 28 Oktober 2010

Cheat Point Blank Terbaru 29 Okt 2010 Full Hack


File Name : ™WhItE_V.1.7™

Karena Cheat Point Blank (PB) semakin digemari oleh orang dewasa, termasuk para blogger, blog ini juga mencoba turut sharing tutorialnya. Satu hal yang perlu kita jadikan komitmen, main Cheat Point Blank-nya jangan sampai lupa waktu. Berikut ini fitur dan tutorial Cheat Point Blank Terbaru 29 Okt 2010 Full Hack.

FITUR CHEAT POINT BLANK 29102010

© Alt + Tab
© Wall Shoot
© Bomberman
© Buy MisionCard
© Hack Title
© Reset Mision
© Hack Mision

TUTORIAL CHEAT POINT BLANK 29102010

Alt + Tab : F1 ON (Tekan sampai bunyi "ding", langsung ke dekstop)
F2 OFF (Tekan setelah kembali ke PB sampai bunyi "ding")

WallShoot : F3 ON (Tekan sampai bunyi "ding", langsung start room)
F4 OFF (Tekan setelah 5 detik dari start room )

Bomberman : F5 ON (Tekan di dalam match), hati-hati bisa BT
F6 OFF (Tekan setelah 3x lemparan bomb / jangan terlalu lama)

NB : Tekan hotkey berkali-kali dan perlahan-lahan sampai bunyi
Bisa BT kalau salah menekan atau asal-asalan

Selamat mencoba. Semoga semakin seru dan Cheat Point Blank Terbaru 29 Okt 2010 Full Hack menjadi hiburan tersendiri.[]
Read More..

Selasa, 05 Oktober 2010

Pembunuhan Karakter yang Sangat Kejam


Penulis : M. Fauzil Adhim

RABU, 11 Oktober tahun 2006, seorang juri yang disebut ustadz berkata kepada salah satu kontestan Pildacil yang baru saja usai memberikan “tau­shiyah”. Juri ini berkata, “Kamu terbaik saat ini. Ini yang diinginkan juri. Beberapa tahun ke depan, rumah dan mobil kamu akan mewah. Kamu juga akan bisa membangun masjid.”

Fantastis. Sebuah “nasihat” yang membuat miris, sehingga tak cukup hanya dijawab dengan tangis. Sebuah “nasihat” yang seharusnya membuat orangtua ngeri membayangkan masa depan anak-anaknya, kecuali jika pertanyaan yang menguasai benak kita tentang anak-anak adalah apa yang akan mereka makan sesudah kita tiada. Bukan apa yang mereka sembah, sehingga apa pun yang mereka kerjakan hanya untuk Allah subhanahu wa ta’ala.

Bukan­kah Allah Ta’ala sudah berfirman?

“Katakanlah: "Sesungguhnya shalat, ibadah, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam, tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)".” (Al-An’aam: 162-163).

Inilah orientasi hidup yang perlu kita hunjamkan ke dada anak-anak kita. Kita hun­jamkan keinginan untuk menolong agama Allah ke dalam hati mereka sekuat-kuatnya. Se­moga dengan itu, ia menjadi orang yang ikhlas dalam memberikan hartanya, hidupnya, dan dirinya bagi agama ini. Sesungguhnya, amal itu bergantung pada niat. Jika anak-anak itu ke­lak menyembah Allah karena mengharap dunia, maka mereka tidak akan memperoleh akhi­rat. Sedangkan dunia belum tentu mereka dapatkan. Na’udzubillahi min dzaalik.

Adapun jika mereka membaktikan shalat, ibadah, hidup dan matinya untuk Allah semata-mata, maka sesungguhnya Allah Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Insya Allah mereka akan mampu menggenggam dunia dengan tangan kanannya, sedangkan di akhirat menanti surga yang penuh barakah. Allahumma amin.

Kuatnya orientasi hidup inilah yang harus menjadi perhatian kita; para orangtua dan pendidik di sekolah. Bahkan seandainya yang kita inginkan dari mereka adalah kesuksesan karier di dunia ini, kita harus menanamkan pada anak-anak kita orientasi hidup yang kuat dan bersifat spiritual. Dalam tulisannya yang bertajuk Educational Psychology Interactive (2000), W. Huitt menunjukkan bahwa seorang brilliant star (bintang brilian) –istilah Huitt tentang me­reka yang memiliki prestasi luar biasa melebihi orang-orang sukses pada umumnya—biasa­nya memiliki ciri spiritual yang sangat khas, yakni disciple & devout. Disciple berarti ia sangat percaya pada gagasan atau ajaran seorang pemimpin besar atau guru spiritual. Sedangkan devout menunjukkan ketaatan yang sangat kuat.

Masih menurut riset W. Huitt. Seorang brilliant star juga memiliki ciri sosial yang tran­senden. Apapun yang ia lakukan di masyarakat adalah dalam rangka mewujudkan perintah Tuhan di muka bumi dan menjadi pelayan yang rendah hati bagi ummat manusia. Ia berbuat banyak, bahkan melampaui yang bisa dilakukan orang lain, tetapi selalu merasa belum ber­­buat apa-apa yang pantas bagi orang lain. Ia banyak memberi manfaat, tetapi selalu merasa apa yang dilakukan belum cukup untuk mensyukuri nikmat Allah ‘Azza wa Jalla.

Apa yang bisa kita petik dari catatan Huitt tentang bril­liant star? Kunci paling pokok untuk mengantarkan anak meraih sukses adalah membentuk jiwanya, membangun motivasinya, membakar semangatnya, dan mengarahkan orientasi hidupnya semenjak dini. Kita bakar semangatnya untuk bersungguh-sungguh melakukan yang terbaik demi sebuah idealisme yang buah­nya ada di surga. Kita tumbuhkan pada dirinya orientasi hidup yang bersifat spiritual sejak usia kanak-kanak. Kita bangkitkan cita-cita untuk menjadi orang yang paling banyak memberi manfaat bagi agama ini dengan harta dan jiwanya.

Ini semua merupakan akar motivasi. Di sekolah, hal-hal yang bersifat motivasional tersebut secara keseluruhan termasuk bagian dari dasar-dasar berpengetahuan (the basic of knowing); bagian penting pendidikan yang harus kita bangun pada para peserta didik di jen­jang sekolah dasar, terutama kelas satu sampai tiga. Mudah-mudahan dengan itu anak kita memiliki motivasi intrinsik yang kuat. Bukan motivasi ekstrinsik, yakni tergeraknya seseorang melakukan sesuatu karena dorongan dari luar. Bukan karena merasa apa yang dilakukannya itu baik dan memang seharusnya dilakukan.

Jika motivasi intrinsik memiliki akar yang kuat sehingga sulit diruntuhkan, maka motivasi ekstrinsik justru mudah patah tanpa perlu kita patahkan. Semakin intrinsik motivasi seseorang, semakin kuat daya tahannya melakukan sesuatu dengan penuh semangat.

Pada masa kanak-kanak, motivasi masih dalam proses perkembangan. Fase pemben­tukan yang paling penting berada pada rentang usia 0-8 tahun. Selanjutnya, usia 9-12 tahun merupakan fase penguatan. Secara umum, anak-anak mencapai kemapanan motivasi pada usia dua belas tahun. Artinya, pada usia ini motivasi anak cenderung stabil, meskipun masih ada kemungkinan berubah. Jika pada usia-usia sebelumnya orangtua dan guru secara terus-menerus membangun motivasi intrinsiknya, insya-Allah pada usia ini kuatnya motivasi su­dah menjadi karakter anak.

Nah, apakah yang ditawarkan di acara yang bernama Pildacil? Anak-anak dilatih menirukan ceramah –bukan mengekspresikan gagasan secara alamiah—untuk meraih mimpi-mimpi tentang uang yang berlimpah, umroh gratis dan bahkan sekaligus ambisi punya rumah mewah seperti komentar juri yang saya kutip di awal tulisan ini.

Lalu, akan kita bawa ke mana anak-anak kita jika di usianya yang masih sangat belia, sudah sibuk mendakwahkan agama untuk meraih dunia? Padahal, hari ini mereka seharusnya membangun motivasi yang kuat, budaya belajar yang kokoh, integritas yang tinggi, dan visi besar yang bernilai spiritual.
Wallahu a’lam bishawab.

Di luar itu semua, ada beberapa hal yang memprihatinkan bagi perkembangan mereka di masa mendatang, terutama jika mengingat bahwa tidak mungkin mereka bisa tampil di Pildacil kecuali karena ada potensi besar pada diri mereka. Pertama, jika melihat cara mereka berbicara dan sorot matanya saat tampil, tampak betul bahwa mereka bukan sedang mengekspresikan gagasan. Tetapi mereka sedang belajar mengambil jalan pintas. Mereka menjadi kaset yang diputar ulang. Materi ceramah dan gaya berbicara, tidak sedikit yang menunjukkan bahwa bukan diri mereka yang tampil. Barangkali tidak disadari, cara seperti ini merupakan pembunuhan karakter positif anak.

Kedua, di saat anak-anak harus belajar beramal dengan ikhlas dan gigih berusaha, mereka melihat kenyataan bahwa yang membuat mereka hebat bukan usaha keras mereka untuk berbicara dengan sebaik-baiknya, tetapi seberapa banyak SMS yang masuk untuk dia. Di banyak tempat, pembunuhan karakter berikutnya terjadi: dari orangtua, pejabat pemerintah hingga pemuka agama yang tidak visioner berlomba mengeluarkan dana sekaligus menyeru untuk berkirim SMS sebanyak-banyaknya. Sekali lagi, anak belajar praktek manipulasi. Pada­hal orang dewasa pun seharusnya tetap belajar untuk secara jujur mengakui keutamaan orang lain dan berusaha mengambil pelajaran dari orang lain yang lebih baik.

Dampak lebih jauh dari praktek manipulasi suara –sebagian orangtua bahkan sampai menjual harta berharga untuk mendongkrak perolehan SMS—masih sangat panjang.

Tetapi belum cukup kuat hati saya untuk membahasnya saat ini. Semoga Allah berikan kepada saya kekuatan untuk menulis yang lebih tuntas di waktu mendatang.

Ketiga, anak-anak yang seharusnya belajar membangun visi hidup dan orientasi spiritual, justru kehilangan elan vital (daya hidup) untuk terus mencari ilmu dengan sebaik-baiknya karena fokusnya justru bagaimana menarik perhatian publik. Bukan menyampaikan apa yang baik. Bukankah apa yang harus disampaikan sudah dilatihkan?

Tiga hal ini hanyalah sebagian alasan mengapa kita harus menahan diri agar tidak menjerumuskan anak-anak kita ikut Pildacil. Terlalu kecil harga yang mereka terima untuk sebuah kehilangan yang sangat besar.

Anak-anak itu sangat luar biasa potensinya. Alangkah besar manfaat yang bisa dipetik oleh agama dan ummat manusia jika kita memilih membangun kekuatan jiwa, aqidah, iman, akal budi dan kegigihannya saat ini sehingga kelak mereka bisa memberi kebaikan yang sebesar-besarnya. Betapa pun, harus kita akui dengan jujur, Pildacil sama sekali bukan untuk melakukan pembibitan generasi Islam.

Pildacil adalah bisnis dan hiburan, karena hanya inilah kamus yang dikenal oleh TV! (www.hidayatullah.com)
Read More..

Senin, 04 Oktober 2010

Agar Bayi Mudah Makan


Sebagai orang tua, tentu kita ingin bayi kita sehat dan kuat. Masalahnya, kalau mereka tidak mau makanan yang bervariasi dan hanya suka makanan kesukaan saja, kita bisa repot. Mereka bisa kekurangan asupan gizi. Apalagi kalau sudah bosan dengan makanan kesukaan itu lalu menjadi ngadat tidak mau makan. Susah kan?

Berikut ini beberapa tips agar bayi mau makan makanan yang bervariasi. Agar bayi mudah makan berbagai jenis makanan:

1. Membuat makan jadi menyenangkan dengan menyajikan makanan dengan dalam berbagai bentuk atau bentuk wajah di piring

2. Memberi contoh – pada bayi atau balita Ibu. Cicipi sendiri makanan bayi dan buat suara 'mmm' sehingga bayi Ibu mengerti itu makanan yang enak dan ingin meniru.

3. Tawarkan porsi-porsi kecil dengan rasa dan tekstur berbeda pada waktu makan sehingga jika dia tidak suka yang satu dia bisa mencoba yang lain (meski tidak harus selalu makanan favoritnya). Porsi yang kecil juga lebih tidak menakutkan –tidak terlihat menakutkan baginya dan Ibu bisa menambahkan lagi jika dia menyenanginya!

4. Jika bayi Ibu memuntahkan kembali makanan, bersabarlah dan coba lagi lain hari. – Mungkin perlu ditambah sedikitsedikit variasi menggunakan dengan makanan favoritnya. Ini adalah proses yang panjang, namun bayi Ibu akan berterima kasih suatu hari nanti!

Demikian tips singkat agar bayi mudah makan. Agar bayi mau makan. Mungkin ibu punya tips lain agar anak mau makan dan mudah makan makanan bervariasi? Mari berbagi di sini.[]
Read More..

Kamis, 23 September 2010

Agar Bayi Tak Lagi Pakai Popok


Agar bayi tak lagi pakai popok. Popok sekali pakai seakan sudah menyatu dengan dunia bayi. Setiap ibu di zaman modern ini pasti tak asing dengan popok. Kita menggunakannya dengan pertimbangan praktis agar bayi tetap merasa nyaman meskipun ia buang air kecil maupun buang air besar. Orang tua pun tidak perlu repot-repot menggantinya setiap kali bayi buang air kecil atau buang air besar.

Yang menjadi masalah, jika sampai besar anak ketagihan dengan popok dan tidak mau buang air kecil dan buang air besar di WC.

Kapan Waktu Tepat Berhenti Pakai Popok?
Banyak ibu (terutama yang baru memiliki buah hati) bertanya "kapan waktu yang tepat memberhentikan pemakaian popok bagi anak?" Sementara sebagian orang berpendapat sangatlah penting untuk memulai sejak dini, katakanlah saat bayi sudah bisa duduk, atau bahkan sebelum itu, yang tergantung pada lingkungan tempat bayi itu tumbuh, yang lain berpendapat hal ini tak boleh dilaukan sampai bayi mengerti dan siap untuk menghadapi perubahan ini.

Jawaban kedua lebih tepat. Anda tidak perlu kerepotan bergulat melatih anak Anda menggunakan toilet. Sangatlah penting bagi seorang anak untuk merasa siap menghadapi masa transisi ini. Anak-anak sangat rentan untuk memandang semua hal sebagai pergulatan kekuasaan, dan bila Anda memaksakan melakukan sesuatu yang mereka tidak suka, maka mereka akan bertindak seperti seorang pemberontak cilik. Kata kuncinya adalah bukan membuat masalah yang pada akhirnya akan menyulitkan Anda sendiri, sehingga Anda harus menghadapi masalah yang lebih besar.

Jadi, komunikasikan kepada anak, ajak mereka sehingga mau berhenti menggunakan popok tanpa adanya unsur paksaan sama sekali.

Bagaimana Cara Tepat Agar Anak Berhenti Pakai Popok?
Anda bisa memulainya dengan mengajaknya ke WC setiap kali anak mengatakan mau BAK ataupun BAB. Tentunya ini didahului dengan kemampuan si kecil untuk bisa berkomunikasi bahwa ia hendak BAK atau BAB.

Kadang anak tidak mau langsung BAK atau BAB di kloset normal. Anda bisa memakai alat pembantu duduk yang khas anak-anak. Ini sudah banyak dijual di baby shop. Jangan lupa menjaga WC tetap bersih dan harum. Selain itu menghias WC juga akan membantu anak menjadi lebih nyaman dan mau BAK atau BAB di WC.

Demikian tips singkat yang bisa Anda manfaatkan agar anak-anak bisa berhenti memakai popok di saat yang tepat dan mau BAK atau BAB di WC.[]
Read More..

Rabu, 22 September 2010

Orang Tua yang Baik Sehatkan Pikiran Anak


Sebuah penelitian di Australia mengungkapkan bahwa ada hubungan jelas antara masa pengasuhan anak yang buruk denngan anak-anak yang mesti mengalami masalah kesehatan mental.

Penelitian yang dilakukan oleh Australian Institute of Family Studies (AIFS) itu menunjukkan depresi dan rasa cemas yang meningkat di kalangan orang dewasa muda yang mengalami pengasuhan yang buruk di masa kecil.

Sebaliknya, masa pengasuhan yang baik menunjukkan sumbangsih sosial dan kemanfaatan lainnya karena bisa mencegah anak mengalami masalah kesehatan mental.

"Anak yang tumbuh oleh orang tua yang suportif menunjukkan nilai tertinggi dalam kekuatan pribadi, kompetensi sosial, kepercayaan dan toleransi terhadap orang lain, dan umumnya dipercaya pihak berwenang seperti polisi atau pemerintah," ujar peneliti AIFS Diana Smart.

"Meletakkan fondasi kuat seperti itu mampu menyangga anak dari terbangunnya masalah kesehatan mental."

Penelitian ini mengambil data dari seribu anak muda yang berusia antara 23-24 tahun. Hasilnya menunjukkan hampir seperempat (23 persen) dari anak muda yang disurvey dilaporkan mendapat satu atau lebih bentuk pengasuhan yang salah selama masa kanak-kanak.

Kisarannya dari tertinggi 17 persen yang dilaporkan mengalamim perlakuan emosional yang salah, sampai yang terendah tiga persen terendah yang dilaporkan telah ditelantarkan selama masa pengasuhan.

Kesulitan-kesulitan keluarga lainnya adalah termasuk 18 persen yang mengalami kemiskinan, dan 12 persen yang tumbuh bersama orang tua yang mengidap gangguan mental atau mengalami kekerasan dalam rumah tangga.

Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa 30 persen dari mereka yang memiliki keluarga yang tidak suportif megalami depresi di masa dewasa, sementara 12 persen lainnya mengalami pengalaman sebaliknya karena mempunyai orang tua yang suportif.

Seperempat dari mereka yang tumbuh dalam keluarga yang suportif menderita penyakit cemas, sebaliknya 14 persen anak muda berbahagia karena memiliki pengalaman masa kecil yang positif.

Meskipun ada perbedaan di masa kecil, ada kencendurungan umum pada 94 persen dari seluruh peserta survey yang setuju bahwa orang tua mereka telah mengajari mereka cinta dan kasih sayang.

"Penelitian itu menunjukkan bahwa perlakuan baik selama masa masa dewasa kaum muda tergantung pada investasi aktif orang tua dalam cinta, kasih sayang dan dorongan selama masa kecil anak," kata Direktur AIFS Professor Alan Hayes.

"Itu tidak hanya soal ketiadaan pengalaman negatif yang membuat perbedaan, namun juga mengenai masa pengasuhan orang tua yang berkualitas tinggi," tambahnya.

Dta lainnya dari the AIFS menunjukkan, pada beberapa titik di masa kecil mereka, lima sampai sepuluh persen dari anak Australia akan mengalami penganiayaan fisik, 11 persen bakal menghadapi kekerasan emosional, dan 12 sampai 23 persen akan menghadapi masalah kekerasan dalam keluarga.

Juga, lebih dari delapan persen anak laki-laki dan 12 persen anak perempuan bakal mengalami pelecehan seksual parah. (sumber: Antara)
Read More..

Kamis, 15 Juli 2010

Mulai Hari Ini Alexa Pakai Narasi


Waktu tadi buka alexa untuk melihat perkembangan yang kian hari kian gemuk saja, ternyata ada perbedaan tampilan dibandingkan sebelumnya, termasuk kemarin. Perbedaan itu terletak pada bagian atas, tepat di bawah link blog kita. Ada narasi singkat alexa di sana yang menjelaskan blog kita.

Kalau untuk blog Parenting ini bunyinya begini:
Succesparenting.blogspot.com is ranked #2,805,834 in the world according to the three-month Alexa traffic rankings. The site has been online since 2000, and its visitors view an average of 2.0 unique pages per day. The time spent in a typical visit to the site is approximately two minutes, with 56 seconds spent on each pageview. Almost all visitors to Succesparenting.blogspot.com come from Indonesia, where it has attained a traffic rank of 88,173.

Sebenarnya malu juga. Jarang posting, jarang blogwalking. Tidak salah kalau alexa semakin gendut. Meski demikian, Parenting berharap dengan kunjungan dan komen teman-teman blogger, alexa parenting bisa membaik. Bagaimana teman-teman, sudah lihat narasi singkat alexa untuk blog sobat?
Read More..

Kamis, 08 Juli 2010

Bahagiakan Mereka, Nyalakan Semangatnya


Oleh Mohammad Fauzil Adhim

Tidak ada anak yang bandel. Kitalah yang tidak tahu bagaimana mengajak bicara, menyemangati, dan memberikan arah hidup bagi mereka. Kitalah yang lupa untuk bermain bersama, bercanda, dan bercerita agar hati mereka dekat dengan kita. Padahal kita tahu kedekatan hati itulah yang membuat anak akan mendengar kata-kata kita.

Tidak ada anak yang bodoh. Kitalah yang tidak mengerti bagaimana merangsang kecerdasan dan menggairahkan minat belajar mereka. Setiap anak–asal normal—lahir dalam keadaan jenius dan penuh rasa ingin tahu. Kitalah yang mematikannya dengan hadiah-hadiah, bahkan di saat mereka tidak menginginkannya.

Kita lupa bahwa anak-anak pada awalnya tidak memerlukan hadiah untuk melakukan apa yang mereka inginkan. Tanpa hadiah, anak-anak tetap bersemangat belajar merangkak dan berjalan, meski harus beberapa kali tersungkur.

Anak-anak tidak pernah meminta uang untuk satu kosa kata baru yang mereka kuasai di waktu kecil. Mereka belajar karena ingin tahu. Mereka melakukan hal-hal besar yang bermanfaat karena bersemangat. Bukan karena menghindari hukuman. Bukan juga untuk mengharap imbalan.

Apa yang bisa kita lakukan untuk membuat semangatnya menyala-nyala sesudah kita berkali-kali mematikannya? Apa yang bisa kita perbuat agar anak-anak memiliki semangat berkobar-kobar?

Kasih Sayang
Mari kita lihat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sepanjang yang saya ketahui (ingatkan kalau keliru), Rasulullah tidak menggunakan dinar dan dirham untuk merangsang anak-anak berbuat baik. Tetapi anak-anak itu bersemangat karena Rasulullah memberi perhatian dan waktunya untuk menggembirakan hati. Rasulullah bercanda, bermain-main, bersikap lemah lembut, dan melimpahkan cinta kasih yang tulus kepada anak-anak.

Pernah Rasulullah menggendong cucunya, Umamah putri Zainab. Padahal ketika itu beliau sedang shalat.

Abu Qatadah berkata, “Kami keluar bersama Rasulullah SAW, sedangkan Umamah binti Abi Al-Ash berada di atas bahu Rasulullah (digendong). Lalu beliau shalat. Ketika beliau rukuk, maka Umamah diletakkan, dan ketika beliau bangun dari rukuk, maka Umamah diangkat.” (Riwayat Bukhari)

Sebuah pelajaran penting tentang betapa besar nilai kasih sayang bagi proses pendidikan (tarbiyah) dan pembentukan karakter anak-anak (ta’dib). Begitu pentingnya, sehingga saat shalat pun diizinkan untuk menggendong anak yang masih kecil agar hilang rasa susahnya dan gembira hatinya.

Betapa besar nilai kedekatan kita dengan anak-anak bagi proses penanaman nilai tauhid dan pembentukan sikap religius, sehingga Rasulullah pun pernah memendekkan shalatnya karena terdengar tangisan anak. Sayangnya hari ini, hanya karena kita tidak bisa shalat dengan khusyuk, anak-anak kita halau dari masjid dan tempat kita shalat.

Kita suruh anak-anak pergi jauh-jauh hanya karena mereka bergembira di masjid; berteriak-teriak, berlarian ke sana kemari, dan menirukan gerakan shalat kita dengan antusias dan jenaka. Kita larang anak-anak kecil masuk masjid karena tidak ingin mendengar tangisnya. Kita lupa bahwa Rasulullah memendekkan shalatnya bukan karena terganggu tangis anak-anak, tetapi agar ibu anak itu tidak risau. Sungguh, sangat berbeda akibatnya dalam tindakan jika kita salah menyimpulkan.

Dari Anas bin Malik berkata: Rasulullah SAW berkata, “Aku mulai shalat dan ingin memanjang shalatku. Tiba-tiba aku mendengar tangis bayi, sehingga aku pendekkan shalatku, karena aku tahu bahwa ibunya sedih mendengar tangis bayinya.” (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Qatadah meriwayatkan dari Nabi, beliau bersabda, “Ketika shalat, aku bermaksud memanjangkan bacaan. Tiba-tiba aku mendengar tangis bayi, lalu aku pendekkan shalatku khawatir akan memberatkan ibunya.” (Riwayat Bukhari)

Rasulullah memilih untuk memendekkan shalatnya. Bukan melarang ibu tersebut membawa anaknya ke masjid di waktu-waktu berikutnya. Sungguh, ributnya anak-anak saat kita sedang shalat jauh lebih baik daripada jauhnya hati mereka dari agama Allah yang haq ini.

Alangkah mulia Nabi, dan alangkah jauh kita yang hidup sekarang ini. Saya ingin berbicara tentang ini lebih panjang lagi, tetapi saya harus kembali pada perbincangan di awal. Bukan dinar, bukan dirham, dan bukan pula hadiah-hadiah yang membuat anak-anak bersemangat. Tetapi kedekatan hati.

Bahagiakanlah, Muliakanlah

Bahagiakanlah mereka, insya Allah di dada mereka akan ada semangat yang menyala-nyala.

Muliakanlah, insya Allah mereka akan memuliakan dan mendengar kata-kata kita.

Diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi, Ibnu Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu berkata, “Hati diciptakan dengan karakter yang mencintai orang yang memuliakannya dan membenci orang yang menghinakannya.”

Kita bisa belajar dari nasihat Ibnu Mas’ud. Pertama, muliakanlah anak dan bahagiakan mereka, niscaya mereka akan memuliakan kita, mendengar kata-kata kita, dan mengarahkan dirinya untuk menjadi seperti “yang seharusnya”. Bagaimana seharusnya mereka, sangat berkait dengan apa yang kita ajarkan kepada mereka.

Kedua, kenalkanlah kemuliaan Allah, sifat pemurah, dan keagungan Allah yang menciptakan manusia dari segumpal darah, insya Allah mereka akan lebih dekat hatinya kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Bukan membebani dengan perintah-perintah untuk tunduk kepada-Nya agar mereka disayang dan doa-doa dikabulkan. Sebab, manusia cenderung memuliakan yang memuliakannya. Bukan mengagungkan kepada yang membalasi kebaikannya.

Bukankah Allah memperkenalkan diri-Nya sebagai Yang Menciptakan dan Yang Maha Pemurah pada firman-Nya yang pertama kali turun? “Bacalah dengan nama Tuhanmu Yang Menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajarkan (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (Al-‘Alaq: 1-5)

Alhasil, ketika anak-anak kita ajari berdoa, mereka yakin bahwa Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Tidak sia-sia berdoa kepada Yang Maha Baik. Justru karena mengetahui Allah Maha Pemurah, insya Allah mereka lebih sungguh-sungguh berharap dan meminta.

Sayangnya, selama ini kita lebih sering memperkenalkan Allah dengan cara yang menyeramkan. Kita ajari mereka berbuat baik dan berdoa seolah-olah Allah tidak akan menurunkan rahmat dan nikmat-Nya kecuali setelah kita berbuat baik. Lalu, bagaimana mungkin kita berharap mereka menjadi orang-orang yang bersyukur dan bersungguh-sungguh mengelola hidupnya jika cara awal kita sudah salah?

Astaghfirullahal-‘adziim. Agaknya, banyak sekali kesalahan yang kita lakukan terhadap anak-anak. Agaknya kita perlu meminta keikhlasan mereka untuk memaafkan dan memperbaiki cara kita mendidik, agar kelak mereka tak menyesal mempunyai orangtua seperti kita.

Waktu, Bukan Uang!
Saya teringat ucapan Garry Martin dan Grayson Osborne. Psikolog dan penulis buku Psychology Adjustment and Everyday Living ini berkata, “Manfaatkanlah waktu yang ada. Pertama, janganlah mempunyai anak bila Anda tidak punya waktu untuk mereka. Kedua, jika Anda punya waktu, perhatikanlah waktu itu dengan serius. Inilah waktu untuk saling memahami, untuk mendukung perilaku kecil yang Anda setujui dari tingkah laku anak-anak Anda. Jauh lebih baik lagi jika Anda memberikan dukungan itu segera ketika hal-hal kecil itu terjadi.”

Ya......, waktu! Bukan uang. Bukan benda-benda. Waktu untuk memberi perhatian, berbincang bersama, memberi kehangatan, bercanda, waktu untuk menyampaikan pesan dengan cara yang bersahabat dan penuh kehangatan, serta waktu untuk bermain dan bersujud bersama.

Inilah yang diberikan oleh Rasulullah kepada anak-anak. Rasulullah bercanda, bermain kuda-kudaan, dan memberi julukan-julukan yang baik kepada anak. Inilah yang membuat anak-anak di masa itu tumbuh sebagai pribadi penuh percaya diri dan bersemangat tinggi.

Selebihnya, kita bisa memberikan hadiah kepada anak-anak bukan sebagai perangsang agar berbuat baik, melainkan sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang. Ini berarti menuntut cinta tanpa syarat. Kita berikan hadiah kepada anak-anak secara adil dan merata, sehingga mereka merasakan betapa orangtuanya sangat pemurah dan memuliakan. Kita beri hadiah karena mencintainya, bukan imbalan atas apa yang mereka kerjakan.

Jika kita berikan hadiah karena mereka berbuat baik, lalu mana yang menunjukkan tulusnya cinta kita kepada mereka? Atas dasar apa kita menuntut yang lebih dari mereka? Bukankah pemberian kita merupakan harga yang pas atas tindakan mereka?

Astaghfirullahal-‘adziim. Alangkah banyak kekeliruan kita. Alangkah sedikit ilmu yang kita siapkan untuk membangun satu generasi. Padahal dari generasi itu, barangkali akan menentukan karakter generasi berikutnya hingga beratus tahun sesudah kita tiada.

Ya Allah, ampunilah kami yang tak memiliki bekal apa-apa untuk menjadi orangtua.

Ya Allah, tutupilah kelemahan kami dengan memberikan kemuliaan kepada mereka.

Nak, maafkanlah bapakmu ini. Bersabarlah atas kebodohan dan kezhaliman orangtua kalian. Semoga kelak Allah meninggikan derajatmu dan memuliakanmu dengan surga-Nya yang tertinggi. Allahumma amin. (sumber: Hidayatullah.com)
Read More..

Senin, 07 Juni 2010

Agar Anak Mau Belajar


Bagaimana caranya agar anak mau belajar? Setiap orangtua pasti suka jika anaknya mau belajar. Tapi seringkali kenyataan sebaliknya, anak tidak mau belajar. Banyak hal yang kemudian dilakukan orangtua agar anak mau belajar. Sebab, belajar sesungguhnya adalah kebaikan bagi anak. Meskipun saat ini terasa berat dibandingkan bermain, tetapi ia merupakan bekal bagi masa depan anak.

Motivasi dapat membuat perbedaan yang mencolok pada prestasi dua orang siswa yang tingkat intellegensinya sama. Bahkan anak yang paling cerdas di kelas tidak akan berhasil jika tidak ada dorongan dari dirinya sendiri untuk belajar. Sangatlah penting untuk membangkitkan rangsangan yang positif pada anak sejak usia dini. Penelitian menunjukkan bahwa lingkungan rumah yang hangat dan mendukung, akan memberi dorongan bagi anak untuk maju. Anak akan bersikap terbuka, tidak segan-segan terhadap minatnya yang khusus, dan merasa bebas untuk memenuhi rasa ingin tahunya.

Disiplin yang berlebihan atau terlalu ketat dapat membuat anak cemas dan menurunkan kemampuannya untuk memusatkan perhatian pada sesuatu yang khusus. Memberi pujian atas usaha dan prestasi merupakan dorongan yang lebih efektif daripada mencela suatu kegagalan. Hal ini cocok dilakukan bagi siswa yang baru mulai sekolah, yang sering merasa takut pada suasana di kelas waktu pertama kali masuk. Rasa percaya diri akan kemampuan intelektualnya yang sedang berkembang masih peka, dan ia memerlukan orangtuanya untuk mengobati rasa sakit hati dan kekecewaan yang tak terelakkan.

Hadiahnya adalah belajar. Seorang anak membaca buku mungkin karena ia ingin tahu lebih banyak mengenai suatu hal. Para ahli psikologi menyebutnya “motivasi intrinsik”, dan setiap orangtua dan guru menanggapinya dengan baik. Dengan motivasi ini, seorang anak memerlukan perhatian anda ketimbang penghargaan lain. Penelitian membuktikan bahwa pemberian hadiah untuk apa yang dilakukan anak yang sudah termotivasi malahan akan merusak minatnya yang alamiah. Memberikan hadiah karena anak mampu membaca tiga bab membuatnya berhenti sampai disitu. Namun bila dibiarkan, ia akan menyelesaikan seluruh isi buku.

Tunjukkan betapa usaha dan prestasi mempunyai arti yang penting. Salah satu caranya adalah mengisi rumah anda dengan bermacam-macam buku dan majalah, membaca surat kabar setiap hari, mengikuti berita sore di Televisi, dan menghadirkan percakapan sebagai bagian dari kehidupan kita sehari-hari.

Semoga artikel singkat yang diambilkan dari bayisehat.com ini dapat membantu agar anak mau belajar.
Read More..

Kamis, 03 Juni 2010

Bagaimana Cara Mendapatkan Anak Berjenis Kelamin Laki-laki atau Perempuan


Seringkali seorang ayah atau ibu menginginkan jenis kelamin tertentu bagi anaknya. Terlebih jika itu adalah anak pertama. Yang lebih sering, orang tua menginginkan memiliki anak laki-laki dan perempuan. Artinya, setelah anak pertama lahir laki-laki, kebanyakan orang tua ingin anak kedua perempuan. Sebaliknya, jika anak pertama perempuan, orang tua ingin anak keduanya laki-laki. Adakah solusi untuk menentukan jenis kelamin anak. Atau lebih tepatnya, memilih jenis kelamin anak?

Pada suku tertentu, jenis kelamin memiliki keistimewaan tersendiri. Walaupun pada zaman modern sudah tidak terlalu dipermasalahkan, namun sampai sekarang hal itu masih penting, terutama berkaitan dengan hukum waris dan hukum adat. Contohnya suku Jawa, anak laki-laki memiliki kedudukan istimewa karena akan meneruskan sistem waris dan kepemimpinan pada beberapa bangsawan tertentu. Sedangkan suku Padang memiliki anak perempuan adalah keistimewaan tersendiri, karena hukum waris dan hukum adat di sana banyak diteruskan oleh anak perempuan.

Namun, ajaran Islam tidak membedakan antara anak laki-laki dan perempuan, karena semuanya adalah amanah dari Allah SWT yang harus dijaga. Tetapi dalam berumah tangga, biasanya calon ayah atau ibu ingin memiliki anak, baik berjenis kelamin laki-laki atau perempuan (lengkap). Hal ini dapat disiasati dengan ilmu kedokteran dengan memilih hari tertentu saat melakukan hubungans seks.

Sperma X memiliki gerakan lebih lambat, tetapi umurnya lebih panjang dibanding sperma Y. Sebaliknya, gerak sperma Y lebih gesit namun umurnya lebih singkat. Dengan demikian, jika ingin memiliki anak laki-laki, hubungan seks harus dilakukan sesudah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur) dan sel telur sudah ada. Itu berarti setelah terjadi ovulasi, yakni 2-3 hari kemudian dan jangan pada saat ovulasi. Perkiraan ovulasi terjadi pada hari 14-16 dihitung dari hari pertama haid.

Sementara jika ingin memiliki anak perempuan, lakukan hubungan seks 3-4 hari sebelum ovulasi atau kapan pun suami istri menginginkannya sepanjang tidak pada hari 14-16 setelah pertama haid, mengingat bayi perempuan hanya terdiri dari unsur XX bukan XY.

Demikian, semoga bermanfaat bagi para ayah dan ibu. Sehingga keinginannya untuk mendapatkan anak laki-laki atau perempuan terkabul. Jangan lupa berdoa kepada Allah SWT. Karena ini hanya ikhtiar bagaimana mendapatkan anak berjenis kelamin laki-laki atau perempuan.
Read More..

Rabu, 21 April 2010

Antusiasme yang Menyala


Oleh Mohammad Fauzil Adhim

Pernahkah bayi Anda sakit? Apa yang terjadi padanya? Ya, dia akan rewel jika sakitnya sudah benar-benar sangat mengganggu. Lebih-lebih pada malam hari ketika kantuknya datang dan mata tak kunjung bisa terpejam. Tetapi begitu dia mulai sedikit sehat (belum sehat betul), rasa sakit yang mendera tak dirasakannya lagi. Ia bermain-main dengan gembira. Tertawa renyah, berlari-lari, dan berceloteh. Padahal badannya masih panas, nafasnya masih tersengal, dan batuknya belum sepenuhnya reda.

Pelajaran apa yang bisa kita petik dari anak-anak kita yang lucu itu? Fokus dan antusiasme. Pada saat perhatian kita fokus pada satu hal, kita cenderung tidak peka terhadap hal-hal lain sekalipun itu sebenarnya kurang nyaman bagi diri kita. Rasa sakit kita "menghilang" karena hampir seluruh energi kita mengarah pada sesuatu yang menjadi fokus kita. Semakin kuat fokus kita, semakin besar perhatian kita, serta semakin tinggi kepekaan kita terhadap hal tersebut. Pada saat yang sama kita cenderung "mengabaikan" hal-hal lain.

Ketika fokus perhatian saya terhadap pendidikan anak sangat kuat, membaca buku sejarah atau politik pun memantik insight (semacam "aha", "oya", "ya") tentang pendidikan anak. Saya menulis buku Salahnya Kodok misalnya, bukan karena membaca buku-buku psikologi anak. Tetapi saya membaca tentang Jepang, Amerika, dan Israel; bagaimana mereka menanamkan sikap politik. Saya tercenung sejenak, lalu melihat ada yang keliru pada kita saat anak terjatuh. Bukan mengajarinya memahami apa yang terjadi, apa konsekuensinya dan tindakan apa yang perlu dilakukan untuk masa-masa berikutnya. Tetapi kita menyalahkan sekeliling dan bila perlu melakukan tindakan naif untuk mencari pembenaran.

"Hush, itu ayamnya yang nakal." Kita hibur anak sembari melemparkan sandal kita ke arah ayam di seberang sana, atau kita salahkan lantai yang tak bersalah, dan jadilah anak kita belajar menjadi pengecut. Anak terhibur, tetapi kehilangan kesempatan belajar. Anak segera reda tangisnya, tetapi kehilangan daya tahan menghadapi tantangan. Ia belajar melemahkan dirinya sendiri karena orangtua mengajarkannya demikian. Ia tidak belajar memahami tindakannya dan mengendalikan sekeliling. Ia hanya belajar mengendalikan orangtua dan menyalahkan sekeliling. Dan inilah tragedi yang kita tanam sendiri pada jiwa anak-anak kita!

Kembali ke fokus. Kuatnya fokus membuat otak kita semakin cemerlang. Kita mengingat dengan baik bukan karena menghafal, tetapi karena fokus yang kuat memberi sinyal pada otak bahwa informasi itu berharga. Dan Anda tahu, ada dua hal yang membuat otak kita mengingat dengan lebih baik: perhatian dan makna. Sesuatu bisa memiliki makna yang bagi kita karena berhubungan erat dengan kepentingan kita. Ketika Anda bermusuhan dengan seseorang, Anda lebih mudah mengingat informasi tentang keburukannya. Anda juga lebih cepat melihat hubungan antara sebuah peristiwa dengan kesalahan atau keburukan orang yang sangat tidak Anda sukai.

Bermakna tidaknya informasi bisa juga berkait dengan nilai-nilai ideologis yang mempengaruhi jiwa kita. Lebih-lebih jika nilai itu benar-benar telah menjadi daya penggerak (driving force) bagi hidup kita, maka tingkat kepekaan kita akan meningkat dan segala hal yang berkaitan semakin bermakna.

Itu sebabnya, kita perlu menggerakkan anak-anak kita dengan tujuan yang sifatnya ideologis. Kita berusaha agar agama menjadi daya penggerak bagi hidupnya, sehingga membentuk reason for being "semacam alasan untuk bertindak" bagi anak-anak kita. Sesungguhnya, motivasi itu berkait erat dengan apa yang menggerakkan kita untuk bertindak, apa yang ingin kita capai, dan cita-cita besar yang ingin kita raih.

Dalam keadaan termotivasi (motivated), fokus kita akan semakin kuat. Dan kita baru saja melihat bahwa kuatnya ingatan kita berkait erat dengan perhatian dan makna.

Penjelasan ini memahamkan kita mengapa anak-anak generasi salafush-shalih sangat cemerlang otaknya. Anak-anak itu fokusnya terjaga dan motivasinya menyala-nyala karena agama. Persoalannya, apakah kita sudah cukup layak untuk menjadi orangtua? Orangtua yang tidak sekedar lebih tua umurnya daripada anak!

Lalu apa yang melemahkan fokus? Hadiah dan gengsi. Kita perlu memberi hadiah pada anak untuk menunjukkan rasa sayang kita. Bukan untuk "menggaji" perbuatan baiknya, sebab ini akan melemahkan. Kita bisa memberi mereka iming-iming, tetapi bukan sesuatu yang bisa diraih hanya dengan satu perbuatan, saat ini juga, sekarang juga. Kita bangun mimpi mereka tentang surga, sembari membangun harapan kita sendiri untuk bisa meraih surga. Tetapi surga tidak bisa Anda raih seketika. Anda harus mati dulu. Itu pun tidak cukup untuk memastikan kita masuk surga. Mati bukan jalan masuk surga. Harus ada amal shalih. Itu pun tak cukup. Amal shalihnya harus yang diridhai, sebagaimana diamanahkan dalam surat Al-Ahqaaf ayat 15.

Mengenai gengsi, pada awalnya anak tidak pusing-pusing dengan baju apa yang ia pakai. Mahal atau tidak, bermerek atau tidak, anak tidak peduli. Kitalah yang mengajari mereka untuk malu memakai baju hadiah, sehingga pikiran yang seharusnya fokus pada keunggulan, jadi terpecah karena penampilan.

Tentu saja anak-anak harus berpakaian pantas. Tapi yang harus kita ajarkan adalah alasan mendasar di balik itu. Jadi, ada tujuan di balik tindakan.

Astaghirullahal adzim. Rasanya saya belum pantas menjadi orangtua untuk anak-anak saya. Banyak sekali kekurangan yang masih melekat pada diri saya.

Antusiasme

Kekuatan lain anak kita adalah antusiasme yang menyala. Secara sederhana, antusiasme adalah perasaan yang kuat, rasa senang, kegairahan dan semangat terhadap sesuatu. Ketika anak belajar berjalan, ia benar-benar merasa senang dengan proses belajar berjalan yang ia lakukan. Tidak peduli berapa kali dia jatuh, tak peduli lecet-lecet lututnya. Mungkin ia menangis sesaat sebagai reaksi terhadap rasa sakit di badan, tetapi ia segera kembali belajar berjalan dengan sungguh-sungguh, penuh semangat dan senang. Karena antusias, anak belajar dengan mudah apa yang sulit dipelajari. Karena antusiasme yang tinggi pula, anak tetap bersemangat ketika harus berkali-kali jatuh dan gagal. Ia tidak putus asa.

Setiap anak lahir dengan antusiasme yang sangat tinggi. Ia selalu tergerak untuk belajar dan belajar. Ia melakukan berbagai hal yang membantunya segera mampu melakukan berbagai aktivitas yang semula tidak mungkin ia lakukan.

Berbekal antusiasme yang sangat tinggi, anak melakukan proses belajar dengan sangat cepat. Salah satunya, dalam keadaan antusias, otak memproses informasi dan pengalaman dengan lebih baik. Jika Anda belajar dalam keadaan sangat bergairah, Anda akan lebih mudah mengingat sekaligus memahami apa yang Anda pelajari. Belajar terasa menyenangkan bukan karena materi pelajarannya yang mengajak kita bersenang-senang, tetapi perasaan kita yang kuat membuat apa pun yang kita pelajari 'sekalipun sulit' terasa menyenangkan.

Dari sini kita bisa memahami mengapa ada TK (Taman Kanak-kanak) yang sengaja tidak mengajarkan menyanyi. TK model ini menyelenggarakan kegiatan belajar yang menyenangkan dengan terutama membangun kedekatan emosi antara guru dan anak, merangsang antusiasme anak untuk belajar, mengobarkan motivasi yang kuat dan membangun karakter yang kuat. Guru merancang model kegiatan yang terasa alamiah, spontan, menyenangkan dan antusias. Dengan demikian, tidak adanya menyanyi bukan membuat anak tertekan. Karena prinsip pokok pembelajaran usia dini adalah menyenangkan. Jika menyanyi tidak menyenangkan bagi anak, mereka tidak boleh dipaksa untuk menyanyi. Bukankah anak bisa mengalami proses belajar yang menyenangkan dan penuh gairah hanya jika antusiasme anak menyala-nyala?

TK tanpa nyanyi ini sudah ada di beberapa negara. Salah satu keunggulan yang menonjol dari TK model ini adalah pembangunan karakter pada anak.

Saya ingin berbicara lebih lanjut tentang TK yang berkembang pertama kali di Austria ini. Tetapi kali ini bukan kesempatan yang tepat. Kali ini saya hanya ingin mengajak Anda untuk melihat betapa besarnya kekuatan yang bernama antusiasme. Tugas kitalah untuk menjaganya dan mengarahkan pada aktivitas yang terbaik. Salah satunya dengan membangun kekuatan motivasi saat anak-anak berada di jenjang TK dan SD.

Secara keseluruhan, fokus dan antusiasme pada orang-orang dewasa bisa kita temukan pada mereka yang ikhlas dan istiqamah. Karena ikhlas, mereka bersungguh-sungguh dan melakukan kegiatan serta amal shalih secara total.

Energi keikhlasan itulah yang perlu kita bangun pada anak di tahap awal kehidupannya di sekolah. Wallahu a'am bish-shawab. [www.hidayatullah.com]
Read More..